Breaking News:

TRIBUNWIKI

Mbesur-besuri, Tradisi Suku Karo, Syukuran untuk Calon Orangtua

Tradisi mbesur-besuri ini juga merupakan momentum untuk bersilahturahmi, memupuk rasa persaudaraan.

HO
Mbesur-besuri Karo 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Mbesur-besuri atau dalam Bahasa indonesia Kenyang-Kenyangan adalah upacara atau tradisi suku Karo yang dilakukan kepada ibu hamil dan suaminya.

Mbesur-besuri biasanya dilakukan suatu keluarga terhadap seorang ibu yang tengah mengandung anak pertama, acara ini bisanya dihadiri oleh keluarga besar istri dan suami.

Acara ini dilakukan bagi perempuan yang usia kandungannya kurang lebih 7  bulan, dan biasa dilakukan di rumah dengan tujuan agar pasangan suami istri tersebut  sehat jiwa dan raga sehingga siap untuk memasuki fase baru sebagai ibu dan ayah usai kelahiran bayi nantinya. 

Tradisi mbesur-besuri ini juga merupakan momentum untuk bersilahturahmi, memupuk rasa persaudaraan.

Melalui tadisi ini sanak keluarga akan saling bertukar pengalaman, mendapatkan pencerahan, petuah-petuah bijak kepada calon ibu dan ayah.

Baca juga: Skandal Kerajaan Inggris: Raja Edward VIII Mundur Demi Janda hingga Skandal Seks Pangeran Andrew

Untuk memulai tradisi ini di pagi hari pihak keluarga calon ibu (pihak kalimbubu) bersama anak beru telah menyiapkan berbagai masakan.

Makanan yang pertama sekali dibuat adalah berbagai jenis cimpa. Setelah itu menyusul manuk sangkepi. 

Untuk minumannya, disediakan pola atau nira.

Manuk sangkepi terdiri dari olahan daging ayam yang bentuk tubuhnya utuh dan lengkap.

Ayam ini direbus kemudian dipotong-potong dan disusun di atas nasi. Nasi dan daging ayam yang lengkap ini kemudian disiram dengan saus/sambal yang terbuat dari olahan darah ayam.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved