Breaking News:

Konsep Penataan Baru Kesawan City Walk, Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19

Pemerintah Kota Medan  kembali membuka Kesawan City Walk (KCW) pada 19 November 2021 mendatang.

Editor: jefrisusetio
HO
Balai Kota Medan menjadi lokasi Pekan Kuliner Kondang yang diisi dengan penampilan teknologi video mapping dan berbagai stand Kuliner. 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Pemerintah Kota Medan  kembali membuka Kesawan City Walk (KCW) pada 19 November 2021 mendatang. Pembukaan KCW ini seiring dengan menurunya penyebaran covid-19 di kota Medan yang saat ini sudah berada di PPKM level II.

Meskipun demikian penerapan protokol yang sangat ketat akan tetap diberlakukan baik kepada pengunjung maupun pelaku UMKM yang berjualan.

Berbagai persiapan pun telah dilakukan Pemko Medan agar nantinya penyelenggaraan KCW ini lebih baik lagi dari yang sebelumnya.

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang, Endar Sutan Lubis saat ditemui mengatakan segala persiapan untuk pembukaan kembali KCW telah dirampungkan begitupun berbagai kekurangan dalam pelaksanaan sebelumnya sudah di evaluasi dan akan diperbaiki pada pelaksanaan KCW yang akan dimulai pada 19 November nanti.

"Berbagai kesiapan dari segala sektor telah kita rampungkan dan koordinasikan dengan OPD terkait, dan finalisasinya akan kita lakukan tanggal 15 November ini yang akan dipimpin langsung oleh Bapak Wali Kota Medan, Bobby Nasution, nanti akan ada masukan dari Bapak Wali Kota agar pelaksanaan KCW ini semakin baik lagi," ujarnya. 

Endar Sutan Lubis juga menjelaskan nantinya akan ada perbedaan antara KCW yang lama dengan KCW yang baru akan dibuka kembali. Perbedaan yang signifikan terlihat dari konsep yang akan menggunakan konsep Food Court. 

"Sebelumnyakan masyarakat yang ingin makan dan minum hanya bisa duduk di dekat tenant tempat dia membeli sehingga kita khawatirkan terjadi penumpukan. Namun nanti kita ubah menjadi konsep food court, semua meja kita letak berada di pelataran jalan jadi masyarakat bebas memilih meja,  tidak harus berdekatan dengan tenant tempat dia membeli makanan," katanya. 

Untuk mencegah terjadinya penularan covid-19 di lokasi KCW tersebut, Pemko Medan juga telah menyiapkan berbagai peralatan sarana dan prasarana termasuk alat scan pedulilindungi di setiap pintu masuk. Rencananya akan ada 10 pintu masuk yang dijaga oleh petugas yang dilengkapi dengan alat scan pedulilindungi dan alat pengukur suhu tubuh.

"Selain itu nanti akan ada petugas yang melakukan patroli secara rutin untuk menghimbau masyarakat agar tetap menjaga protokol kesehatan," ujarnya. 

Tidak hanya menerapkan protokol kesehatan terhadap pengunjung, Endar juga menyebutkan pelaku UMKM yang berjualan di KCW juga tetap harus menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Segala aturan dan sosialisasi telah disampaikan ke para pelaku UMKM agar ditaati.

"Bagi pelaku UMKM yang melanggar akan ada sanksi tegas yang akan di berikan," ungkapnya. 

(*) 

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved