Pintu Masuk Kesawan City Walk Padat, Pengunjung Berharap Scan Barcode Aplikasi Diperbanyak

Desti menuturkan pembukaan Kesawan City Walk menjadikan warga Medan memiliki akses untuk melakukan wisata kota

Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/ Rechtin
Antrean di pintu masuk Kesawan City Walk yang kembali dibuka sejak Jumat (19/11/2021) mulai ramai didatangi pengunjung.    

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Kesawan City Walk yang kembali dibuka sejak Jumat (19/11/2021) mulai ramai didatangi pengunjung. 

Di hari ketiga dibukanya sentra Kuliner di Kota Medan ini, pengunjung terlihat memenuhi ruas Jalan Ahmad Yani dan Ahmad Yani VII serta jalan umpan lainnya. 

Baca juga: Kadus Jumadi Beberkan Aksi Penyerangan Sekelompok Geng Motor di Patumbak

Seorang pengunjung, Desti mengatakan telah menunggu sejak lama Kesawan City Walk dibuka kembali. 

"Kami sudah menunggu lama sih, soalnya waktu dibuka kemarin itu belum sempat kesini," ujarnya, Minggu (21/11/2021). 

Desti menuturkan pembukaan Kesawan City Walk menjadikan warga Medan memiliki akses untuk melakukan wisata kota (city tour) dengan harga terjangkau. 

"Menurut saya sih wisata tipe begini bagus ya, soalnya untuk kalangan menengah seperti kami-kami ini nongkrong di pusat kota kayak Merdeka Walk itu terlalu mahal. Nah kalau di sini kan bisa berfoto, bisa makan dengan harga yang jauh lebih murah," ucapnya. 

Namun, ia berharap pemerintah dapat lebih memperhatikan sistem antre di pintu masuk yang menggunakan aplikasi peduli lindungi. 

"Cuma yang harus diperhatikan lagi itu hal-hal yang teknis ya kayak antrean di pintu masuk itu. Kan harus scan barcode tuh, kalau bisa papan barcode-nya diperbanyak, jadi gak menumpuk antre untuk scan di satu papan barcode-nya. Yang ujung-ujungnya jadi kerumunan deh," tuturnya. 

Desti berharap, papan scan barcode aplikasi Peduli Lindungi yang ada di depan pintu masuk diperbanyak menjadi lima atau enam papan. 

Baca juga: Cerita Korban Penyerangan Geng Motor di Patumbak, Kedainya Dilempari Batu

"Mungkin bisa lima atau enam papan barcode. Jadi engga perlu ngantri panjang tuh," pungkasnya. 

Warga lainnya, Hendra mengaku jumlah pengunjung di Kesawan City Walk sudah tidak terlalu ramai. 

"Sudah mulai berkurang kayanya dari pertama kali saya kesini. Kayaknya UMKM yang berdagang juga makin sedikit. Mungkin karena dibatasi juga ya," ungkapnya. 

Ia berharap pembukaan kembali Kesawan City Walk dapat meningkatkan ekonomi pelaku UMKM di Kota Medan. 

"Harapannya ini bisa jadi jalan untuk pelaku UMKM di Medan itu naik level. Jadi jangan yang high class aja yang dikasih ruang, tapi pelaku usaha kecil juga wajib didukung," pungkasnya. 

(cr14/tribun-medan.com)  
 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved