Breaking News:

Banjir Tebingtinggi

BPBD Provinsi dan Kementerian PUPR RI Turun Tangani Banjir di Kota Tebingtinggi

Banjir turut merendam hampir seluruh kecamatan yang ada di Kota Tebingtinggi. Pihak BPBD Sumut dan Kementerian PUPR turun tangan

Penulis: Alija Magribi | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN / Muhammad Anil Rasyid
Rumah warga terendam banjir di Kelurahan Persiakan, Kecamatan Padang Hulu, Kota Tebingtinggi, Sumatera Utara, Minggu (21/11/2021).        

TRIBUN-MEDAN.COM, TEBINGTINGGI- Hingga pukul 11.30 WIB, Senin (22/11/2021), banjir masih menggenang di sejumlah titik di Kota Tebingtinggi, Sumatera Utara.

Air masih menggenang kendati ketinggian air berangsur-angsur menurun.

Amatan Tribun Medan, kawasan yang mengalami genangan air cukup parah adalah pusat perdagangan dan bisnis Pasar Kain Jalan MT Haryono dan Jalan Letjen Suprapto. 

Di sini air menggenang hingga setinggi lutut orang dewasa.

Aktivitas bisnis di kawasan tersebut yang kebetulan berada di bibir Sungai Bahilang mati total.

Baca juga: Banjir Terjang Pusat Kota Tebingtinggi Hingga Lumpuhkan Kegiatan Perdagangan dan Rendam Ribuan Rumah

Para pemilik usaha meliburkan aktivitasnya dan menggantinya dengan membersihkan sampah yang masuk ke rumah tokonya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kota Tebingtinggi, Muhammad Dimiyathi mengatakan kasus banjir kali ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

"Ini banjir sudah mulai surut. Puncak banjir ini mulai Pukul 17.00 WIB -01.00 WIB dini hari. Tidak seperti tahun tahun yang lalu di mana penyebab banjir itu Sungai Padang (meluap)," katanya.

Kali ini, penyebab banjir adalah Sungai Bahilang yang kebetulan juga melintasi Kota Tebingtinggi.

Debit air meninggi usai hulu sungai yang berada di Simalungun meningkat karena guyuran hujan yang terjadi beberapa hari terakhir.

Baca juga: SUASANA TERKINI di Tebingtinggi, Ribuan Rumah Terendam Banjir hingga Setinggi Pinggang Orang Dewasa

"Sungai Padang saat ini terkendali," kata Dimiyathi yang turun langsung memantau jalannya penanganan banjir di Pasar Kain.

Pria berkumis ini mengatakan, Pemerintah Kota Tebingtinggi melalui seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sudah terjun ke lapangan untuk membantu masyarakat. Seperti upaya evakuasi, penyediaan tenda darurat, dapur umum dan pemberian makanan siap saji dan bahan.

"Sebenarnya air sudah mulai surut, cuma masih menggenang  karena tertahan tembok dan benteng, makanya kita dibantu oleh BPBD Provinsi dan Balai Permukiman Wilayah Sumut Kementerian PUPR dan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera untuk menjebol dan menguras air," katanya.

Hingga berita ini diturunkan proses penguraian debit air di Pasar Kain Kota Tebingtinggi masih berlangsung.

Petugas BPBD masih menjebol tembok penahan dan upaya penyedotan genangan air kembali ke Sungai Bahilang.(alj/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved