Breaking News:

BUKAN Sekadar Touring, Touring Gabungan Persahabatan Max (P-Max) Gelar Kegiatan Sosial

Touring Gabungan Persahabatan Max (P-Max) menggelar kegiatan berbagi sembari touring dengan menempuh perjalanan yang cukup jauh.

Editor: jefrisusetio
Istimewa
Touring Gabungan Persahabatan Max (P-Max) menggelar kegiatan berbagi sembari touring dengan menempuh perjalanan yang cukup jauh. 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Touring Gabungan Persahabatan Max (P-Max) menggelar kegiatan berbagi sembari touring dengan menempuh perjalanan yang cukup jauh. Mereka touring dari Kota Medan menuju Langsa, Aceh. 

Adapun perjalanan yang ditempuh sejauh 330 kilometer. 

Salah satu penggagas touring gabungan Deny Arfiana mengatakan, kegiatan ini sekadar touring dengan sejumlah komunitas sepeda motor. Tetapi, mereka tidak sekadar touring namun juga peduli kemanusiaan. 

"P-Max adalah sebutan untuk sarana berupa grup WA yang berisi komunitas dari Aceh, Medan bahkan sampai ke Sulawesi," ujar pria yang biasa disebut Deny Canon (DC) kepada Tribun Medan/Tribun-Medan.com, Senin (22/11/2021). 

Ia menambahkan, P-Max itu bukan club, tidak ada ketua, tidak ada aturan yang mengikat, hanya mempermudah komunikasi dan menjalin silaturahmi dengan komunitas yang pernah datang khususnya ke Kota Medan. Awalnya kesediaan tuan rumah untuk portal (menjemput) komunitas yang akan berkunjung ke daerah tuan rumah. 

Touring Gabungan Persahabatan Max (P-Max) menggelar kegiatan berbagi sembari touring dari Kota Medan menuju Langsa, Aceh.
Touring Gabungan Persahabatan Max (P-Max) menggelar kegiatan berbagi sembari touring dari Kota Medan menuju Langsa, Aceh. (Tribun Medan/HO)

Acara ini melibatkan 18 partisipan komunitas motor max series yaitu di antaranya Bikers Warkop Max (Bewox), Medan Max Owners, Maxbro, Mambo, XOS Medan, XOS Langsa, XOS Asahan, Gaplek, Gablek, Nmax owner Langsa (NOL), MSC, Power Max, Crown Max, FNC, NPC, YNCI, Bikers Max Kisaran dan Siantar Max Owner dengan 160 unit motor.

Para partisipan komunitas motor ditekankan harus memahami konsep safety riding seperti kelengkapan alat alat untuk keselamatan berkendara. Dan paham aturan lalu lintas juga kesiapan unit/motor yang akan dipergunakan untuk meminimalisir resiko saat di perjalanan.

“Tiap anggota dari komunitas yang terlibat dalam acara ini sudah paham berlalu lintas dan kelengkapan riding juga sudah aman seperti deker motor dan helm SNI, “ kata Deny.

Lebih lanjut ia menjelaskan, sasaran baksos kegiatan ini adalah menyantuni anak yatim dari Panti Asuhan Taman Harapan gp. Jawa dan anak yatim dari Rumah Qur’an Permata Gp. Gedubang Jawa yang berlokasi di Kota tujuan touring ini yaitu Langsa.

“Ketika riding kita ingin meninggalkan sesuatu yang kesannya baik salah satu caranya dengan baksos ini dan sumber dana nya berasal dari partisipasi seluruh komunitas," ujar Deny usai membagikan baksos berupa paket sembako.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved