Breaking News:

Bulan Bakal Jadi Pangkalan Luar Angkasa, NASA Tempatkan Reaktor Nuklir Sebagai Sumber Energi

Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) mempunyai impian menjadikan Bulan sebagai pangkalan luar angkasa.

NASA
Ilustrasi astronot NASA dalam misi Artemis yang akan kembali ke Bulan pada tahun 2024 mendatang. Akibat pandemi virus corona, pembuatan roket atau wahana antariksa, Orion harus ditunda. 

TRIBUN-MEDAN.com - Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) mempunyai impian menjadikan Bulan sebagai pangkalan luar angkasa.

Impian itu perlahan bakal terwujud dengan mengirimkan  reaktor nuklir di satelit antariksa tersebut.

Para astronaut bakal berangkat ke Bulan pada tahun 2024 sebagai bagian dari program Artemis.

Misi Artemis itu bertujuan untuk membangun koloni manusia jangka panjang di satelit Bumi, dilansir dari Science Alert, Senin (22/11/2021).

Pangkalan Bulan akan menjadi tempat tinggal para astronot yang akan bekerja menyelidiki Bulan dan luar angkasa dari dekat.

Namun, tentunya, untuk tinggal dan bekerja di Bulan, dibutuhkan daya atau energi, sementara sumber daya itu tidak tersedia di Bulan.

Sejumlah solusi kreatif mungkin dapat membantu mengatasi masalah dan tantangan tersebut.

Salah satunya yang selama bertahun-tahun ini dikembangkan oleh NASA.

 

Para ilmuwan NASA memandang fusi atau reaktor nuklir sebagai pilihan daya paling praktis untuk koloni astronot di masa depan, saat mereka tinggal dan bekerja di pangkalan Bulan, yang jauh dari Bumi.

Oleh sebab itu, NASA pun berencana mewujudkan pembuatan reaktor nuklir di Bulan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved