Breaking News:

Disperindag Gelar Enam Pasar di Medan, Berharap HET Baru Migor Ditetapkan

Sementara itu, Aspan juga menjelaskan bahwa pasar murah ini ditargetkan akan digelar secara rutin mengingat saat ini harga CPO masih tinggi.

Penulis: Kartika Sari | Editor: Eti Wahyuni
HO
Disperindag Sumut saat meninjau pasar murah di beberapa pasar kota Medan hari ini, Senin (22/11/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN -  Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumut menggelar pasar murah untuk enam pasar di Kota Medan, Senin (22/11/2021).

Ada pun jadwal di enam titik pasar tradisional ini yakni di Pasar Petisah dan Pasar Simpang Limun Medan pada 22 November, Pasar Sei Kambing dan Pasar Sukaramai pada 23 November. Kemudian, Pasar Palapa Brayan dan Pusat Pasar pada 24 November.

Kadisperindag Sumut, Aspan Sofyan mengungkapkan jika pelaksanaan pasar murah ini untuk menindaklanjuti harga minyak goreng yang kini mencapai harga Rp 18 ribu hingga Rp 19 ribu per liter. Padahal Harga Eceran Tertinggi (HET) saat ini berada di harga Rp 11 ribu per kg.

"Sesuai dengan kondisi pasar hari ini bahwa terjadi kenaikan harga minyak goreng belakangan ini bahkan sampai ke tingkat konsumen itu sampai Rp 19 ribu per liter sementara HET ini kan ditetapkan dari kementerian. Jadi kita lakukan kerjasama dengan produsen agar dilakukan operasi pasar dan harga diturunkan sampai Rp 15 ribu per liter," ungkap Aspan kepada Tribun Medan.

Ada pun produsen minyak goreng selaku penyedia minyak goreng murah tersebut yakni Permata Hijau Group, PT Musim Mas, dan PT Wilmar Nabati.

Dijelaskan Aspan, untuk pengoperasian pasar murah di Kota Medan, setiap pembeli dibatasi maksimal membeli dua liter per orang dengan total 12 ribu liter yang didistribusikan dalam event tersebut. "Kita batasi agar semua masyarakat bisa mendapatkan minyak goreng di pasar murah ini," ujarnya.

Baca juga: Jelang Nataru, Cadangan Minyak Goreng di Bulog Tinggal 196 Liter

Sementara itu, Aspan juga menjelaskan bahwa pasar murah ini ditargetkan akan digelar secara rutin mengingat saat ini harga CPO masih tinggi.

"Usai pasar murah ini, kita akan berkoordinasi dengan pihak produsen apakah mereka bersedia untuk berpartisipasi kembali dalam pasar murah ini," tutur Aspan.

Sementara itu, Aspan juga berharap agar akan segera ada kebijakan untuk HET terbaru dari Kementerian Perdagangan agar dapat disesuaikan dengan harga minyak dunia saat ini.

"Harapan kita agar HET ini bisa cepat terbit di kementerian sehingga pihak produsen bisa menetapkan harga pasarnya ke depan," kata Aspan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved