Breaking News:

PENGUSAHA Desa Gempol Kolot yang Sukses Dulang Omset Ratusan Juta per Hari setelah Jadi Agen BRILink

Nardi sendiri memiliki beragam bisnis seperti 3 kios bakso, minimarket, dua kios penggilingan mie, rental mobil, bengkel las, AgenBRILink.

TRIBUN JATENG/TRIBUN JATENG/HERMAWAN HANDAKA
Ilustrasi masyarakat desa. 

“Sudah tiga kali meminjam uang (di Bank BRI) dengan pencairan pertama Rp 4 juta, beberapa tahun kemudian Rp 800 juta, dan terakhir RP 1,3 miliar,” katanya.

Nardi pengusaha lokal asal Wangunharja.
Nardi pengusaha lokal asal Wangunharja. (Tribun Jabar)

Dari modal tersebut, Nardi memastikan dana tersebut semuanya dialokasikan ke berbagai “pipa” bisnis yang dimilikinya, termasuk AgenBRILink.

"Setiap transaksi (lewat AgenBRILink) itu saya menetapkan nominal biaya transaksi tergantung nominalnya. Kalau di sini itu per kelipatan Rp 5 juta biayanya Rp 5 ribu, kalau Rp 10 juta biayanya Rp 10 ribu dan kalau Rp 20 juta biayanya Rp 20 ribu," ujar Nardi.

Efek positif dari pengelolaan modal yang baik pun dirasakan olehnya.

Dari seluruh modal tersebut, ia mampu meraih omzet Rp 700 juta hingga Rp 900 juta per bulan dari aneka sumber bisnis yang dimilikinya.

Jeli melihat peluang berefek positif bagi masyarakat desa

Selain mampu menyejahterakan diri sendiri, kemampuan jeli melihat peluang juga bisa memberi efek positif luar biasa bagi masyarakat desa.

Kepala Desa Gempol Kolot, Sunardi mengatakan, desanya tersebut tak memiliki keistimewaan khusus.

Mulai dari infrastruktur yang belum memadai, pendidikan rendah, hingga angka kemiskinan yang tinggi menyelimuti Desa Gempol Kolot.

Meskipun diselimuti berbagai tantangan, Sunardi tak mau pasrah begitu saja.

Ia memutuskan untuk mulai pengembangan usaha Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) dengan membudidayakan jamur merang.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved