Breaking News:

Tujuh Bulan Nunggak Pajak, Wakil Wali Kota Aulia Rachman Segel Restoran Noma di Jalan Amir Hamzah

Wakil Wali Kota Medan, Aulia Rachman menyegel Restoran Noma di Jalan T Amir Hamzah karena menunggak pajak selama tujuh bulan

Penulis: Rechtin Hani Ritonga | Editor: Array A Argus
HO
Wakil Wali Kota Medan Aulia Rachman menyegel Noma Cafe yang tidak membayar pajak selama 7 bulan, Sabtu (20/11/2021). Noma Cafe tidak mendaftarkan usahanya di Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Medan 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN - Pemerintah Kota Medan menyegel salah satu restoran ataupun kafe di Kota Medan, Noma Cafe and All-day Dining, Jalan Amir Hamzah Nomor F76, pada Sabtu (20/11/2021).

Penyegelan ini dilakukan oleh Wakil Wali Kota Medan, Aulia Rachman karena restoran tersebut belum pernah terdaftar sebagai wajib pajak dari semenjak buka yang kurang lebih selama 7 bulan. 

Aulia menuturkan pihak restoran yang tidak pernah mendaftarkan usahanya ke Badan Pengelolaan Pajak dan  Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Medan, telah mengutip pajak restoran kepada setiap pengunjung yang hadir.

Baca juga: Aulia Rachman Buka Workshop Pengembangan KaTa Kreatif

"Pak Wali Kota sudah berulangkali menegaskan dan memerintahkan kepada pihak BPPRD Kota Medan untuk terus menelusuri restoran, dan hiburan serta lainnya agar cepat dalam mengutip pajak yang menjadi seharusnya," ujar Aulia, Senin (22/11/2021). 

Sebelumnya, pihak BPPRD Kota Medan telah berulangkali melayangkan surat ke pihak pemilik Noma Cafe. Namun, hal ini diakui tak oernha diindahkan.

Sehingga restoran ini disegel karena telah menyalahi aturan.

"Belum pernah terdaftar sebagai wajib pajak dari semenjak buka lebih kurang 7 bulan, namun pihak restoran Noma yang tidak pernah mendaftarkan usahanya ke BPPRD Kota Medan, telah mengutip pajak restoran kepada setiap pengunjung yang hadir," katanya. 

Baca juga: Wakil Wali Kota Medan, Aulia Rachman Sebut Narkoba Massif Beredar Di Tempat Hiburan

"Sudah berulang kali pihak BPPRD Kota Medan melayangkan surat ke pihak pemilik Noma cafe namun tidak pernah di indahkan.
Restoran ini telah disegel waktu masa PPKM Darurat karena telah menyalahi aturan," tambahnya. 

Aulia mengatakan Pemerintah Kota Medan memiliki target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dapat meningkat terlebih selama masa pandemi Covid-19. 

"Kami memiliki target dalam meraih PAD yang bertujuan untuk pembangunan Kota Medan serta kewajiban kami dalam memberi pelayanan yang baik buat warga Kota Medan," ucapnya. 

Dikatakannya, pihaknya memiliki harapan dan tujuan yang besar dalam memimpin Kota Medan.

"Atas perintah pak Wali Kota saya bersama tim BPPRD Kota Medan dikawasan unit UPT 3 BPPRD Kota Medan beserta Satpol PP dan OPD Kota Medan terkait dan Muspida Kota Medan melakukan penyegelan terhadap restoran ini karena tidak taat pajak," tambahnya. 

Baca juga: Asyik Berenang di Sungai Belawan, Bocah 10 Tahun Hilang Belum Ditemukan

Auli Rachman juga mengatakan hal ini dilakukan karena Pemerintah Kota Medan dibawah Kepemimpinan Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution memiliki target dalam meraih PAD yang bertujuan untuk pembangunan Kota Medan, serta kewajiban dalam memberi pelayanan yang baik untuk warga Kota Medan.

"Saya dan Pak Wali Kota memiliki harapan dan tujuan yang besar dalam memimpin Kota Medan, ingin memberikan sejarah baru untuk masyarakat dimasa kepemimpinan kami agar apa yang kami janjikan saat masa kampanye bisa terwujud dengan baik," harapnya.(cr14/tribun-medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved