Breaking News:

Perempuan Korban Pencabulan Bripka Rahmat Hidayat Duduk Berjam-jam di Kursi Roda Karena Sidang Molor

MU, perempuan yang menjadi korban pencabulan Bripka Rahmat Hidayat duduk berjam-jam di kursi roda karena sidang kode etik pelaku molor

Penulis: Fredy Santoso | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/FREDY SANTOSO
Istri tahanan Polsek Kutalimbaru, MU (19) saat menunggu sidang kode etik di depan gedung Bid Propam Polda Sumut, Selasa (23/11/2021).(TRIBUN MEDAN/FREDY SANTOSO) 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN - MU (19), istri pelaku narkoba yang menjadi korban pencabulan Bripka Rahmat Hidayat terpaksa duduk di kursi roda selama berjam-jam di kantor Bid Propam Polda Sumut.

Pasalnya, sidang kode etik Bripka Rahmat Hidayat yang semula dijadwalkan pukul 10:00 WIB, molor hingga pukul 13:00 WIB.

"Janji sidang jam 10, sudah siang belum sidang juga. Belum ada kepastian," kata MU, korban dugaan pencabulan dan pemerasan anggota Polisi Kutalimbaru, Selasa (23/11/2021).

Baca juga: Hari Ini Oknum Polisi yang Cabuli Wanita Hamil Istri Pelaku Narkoba Kabarnya Dipecat

Sekira pukul 12.00 WIB, MU beranjak dari gedung Bid Propam Polda Sumut.

Ia pergi untuk makan karena sejak perjalanan dari Aceh ke Medan belum sarapan.

Keluhan pun datang dari kuasa hukumnya, Riadi.

Ia sempat ditelepon kalau jadwal sidang yang seharusnya pukul 10:00 WIB dipercepat jadi pukul 09:00 WIB.

Namun permintaan itu ditolaknya karena kliennya masih dalam perjalanan dari Aceh ke Medan.

Baca juga: BREAKINGNEWS 7 Orang Anak Buah Kapolrestabes Medan yang Diduga Cabuli Wanita Hamil Disidang Etik

"Sempat Ditelepon katanya dipercepat. Mana bisa orang korban masih dalam perjalanan," kata kuasa hukum korban, Riadi.

Sekitar pukul 13:00 WIB barulah MU masuk.

Sementara polisi yang diduga mencabuli dan memerasnya lebih dulu memasuki ruangan.(cr25/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved