Breaking News:

Polisi Amankan Ungkap Motif Penyerangan Geng Motor, Berawal dari Balas Dendam dan Niat Mencurigakan

Ia menjelaskan, penyerangan geng motor yang terjadi, pada Minggu (21/11/2021) lalu. Berawal keinginan balas dendam.

Penulis: Alfiansyah | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/ALFIANSYAH
Sembilan anggota geng motor tertunduk saat dihadirkan di halaman Polrestabes Medan, Selasa (23/11/2021). 

TRIBUN MEDAN.COM, MEDAN - Penyerangan geng motor MTF di Jalan Kongsi, Marindal Satu, Kecamatan Patumbak, ternyata motif balas dendam.

Hal ini diungkapkan oleh Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Muhammad Firdaus saat menggelar konfrensi pers di Polrestabes Medan, pada Selasa (23/11/2021).

Baca juga: Gelar Pelatihan Digital Marketing, WBI Bantu Pelaku Usaha Miliki Strategi Bisnis di Sosial Media 

Ia menjelaskan, penyerangan geng motor yang terjadi, pada Minggu (21/11/2021) lalu. Berawal keinginan balas dendam.

Sebelumnya salah satu kelompok geng motor ini sempat dianiaya di Jalan Kongsi, Marindal Satu, Kecamatan Patumbak.

"Ada anggota mereka di pukul, setelah itu melaporkan ke tim geng motornya. Sehingga mereka beramai-ramai mencari pelaku yang memukul temannya," kata Kompol Firdaus, Selasa (23/11/2021).

Firdaus menjelaskan, selain motif balas dendam, para geng motor ini juga berniat untuk melakukan pencurian sepeda motor milik warga.

"Mereka mencari pelaku yang memukul temannya, dan melakukan pencurkan sepeda motor. Tujuannya hanya untuk eksistensi mereka sebagai geng motor," ucapnya.

Ia mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan pencarian terhadap sepedamotor yang diambil mereka. Karena, sepedamotor motor tersebut berhasil dijual.

Baca juga: Gudang Penyimpanan Alat Kapal di Sibolga Terbakar, Polisi : Tidak Ada Korban Jiwa

"Sepeda motor masih dalam pencarian. Karena telah berhasil dijual oleh para pelaku," sebutnya.

Sebelumnya, Sembilan orang anggota geng motor yang serbu warga Jalan Kongsi, Marindal Satu, Kecamatan Patumbak, diringkus polisi.

Para pelaku yakni, para pelaku yang ditangkap yakni, AS alias A (17) warga Jalan Bajak V ujung kanal, TMT (16) warga Jalan Bajak V Ujung, FRP alias A (17) warga Jalan Pengilar, BP (19) warga Jalan Marindal II Pasar XII, MAP alias O (19) warga Desa Patumbak.

FA alias A (16) warga Jalan Pertahanan, YS alias K (18) warga Jalan Damai, Kecamatan Percut Sei Tuan, RY (18) warga Jalan Pertahanan, Desa Sigara-gara, dan PA (27) warga Jalan Sumber Bakti, Kecamatan Medan Amplas.

(cr11/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved