Breaking News:

WBI Bantu Pelaku Usaha Miliki Strategi Bisnis di Sosmed

... pemasaran menjadi faktor penting dalam suatu usaha agar dapat meningkatkan atau pun mempertahankan penjualan.

Penulis: Kartika Sari | Editor: Eti Wahyuni
TRIBUN MEDAN/HO
DOKUMENTASI ruang kelas Politeknik WBI berkapasitas 20an bangku untuk memberikan kenyamanan mahasiswa di ruang kelas. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Sosial media ataupun marketplace kini semakin banyak digunakan para pelaku usaha untuk memasarkan produknya. Dalam hal ini, Training Centre Politeknik Wilmar Bisnis Indonesia mengadakan pelatihan digital marketing dengan tema Effective Online Sales Technique untuk pelaku usaha yang ingin memperlancar usahanya.

Hendra, pemateri dalam pelatihan ini mengungkapkan jika pelatihan ini akan membantu para pelaku usaha untuk mendapatkan strategi bisnis.

"Persaingan dunia bisnis semakin ketat, membuat para pengusaha selalu berusaha mencari strategi yang tepat dan cepat dalam memasarkan produknya. Semua usaha dituntut harus mampu bertindak cepat dan tepat dalam menghadapi persaingan di lingkungan bisnis yang terus bergerak secara dinamis dan penuh ketidak pastian," ungkap Hendra, Selasa (23/11/2021).

Baca juga: Hasil RDP Dengan Pelaku Wisata Sidebuk-Debuk, Bupati Karo Akan Buat Posko Penjagaan

Dikatakan Hendra, pemasaran menjadi faktor penting dalam suatu usaha agar dapat meningkatkan atau pun mempertahankan penjualan.

"Suatu usaha harus mempunyai strategi yang baik dalam melihat peluang pasar serta kesempatan yang ada, sehingga usaha tersebut dapat terus meningkat dan dapat dipertahankan," ujarnya.

Dikatakan Hendra, saat ini media sosial menjadi tren dalam memasarkan produk dimana para penggunanya bisa dengan mudah berpartisipasi, berbagi, dan memberikan informasi meliputi blog, jejaring sosial, wiki, dan forum.

"Media sosial tidak hanya digunakan untuk berkomunikasi satu sama lain, tetapi dalam perkembangannya media sosial juga digunakan dalam pemasaran produk. Pemasaran produk menggunakan media sosial mampu membantu pemasar dalam menjangkau target pasar yang lebih luas, sehingga dapat meningkatkan penjualan produk," jelas Hendra.

Menurut hootsuite per januari 2021 total Populasi (jumlah penduduk) indonesia: 274,9 juta, Pengguna Mobile Unik: 345,3 juta (125,6% dari jumlah populasi di Indonesia), pengguna Internet: 202,6 juta (73,7% dari jumlah populasi di Indonesia) dan pengguna Media Sosial Aktif: 170 juta (61,8% dari jumlah populasi di Indonesia).

Tentunya ini menjadi peluang baik untuk pelaku bisnis di Indonesia, oleh karena itu Training Centre Politeknik Wilmar Bisinis Indonesia melakukan pelatihan digital marketing dengan tema “Effective Online Sales Technique” agar para pelaku bisnis dapat memanfaatkan media social dengan effective, mengetahui tips-tips dan trik menggunakan media online untuk pemasaran sehingga penjualan barang atau jasa pelaku bisnis dapat meningkat pesat.

Ada pun dalam pelatihan tersebut ada tiga materi yang diajarkan yaitu mengenai konten yang akan disampaikan, customer database management, dan digital selling.

"Outputnya sendiri pastinya untuk memudahkan salesperson untuk melakukan penjualan secara online di masa pandemi ini melalui berbagai channel digital seperti video conference (zoom,gmeets ms.team), messaging app (whatsapp, telegram, line), socmed (twitter, FB, linkedin), dan melalui website perusahaan itu sendiri," kata Hendra.

"Masyarakat terutama salesperson perlu mengikuti pelatihan ini karena materi yang disajikan relevant dengan kebutuhan tenaga penjual pada saat ini. Tak hanya sekedar teori, tetapi tools yang aplikatif," pungkasnya.

Bagi masyarakat khususnya pelaku bisnis dapat segera mendaftar di bit.ly/DaFtarMP atau 081 372 367 765.

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved