Breaking News:

Diciduk Bareng Sekda Nias, Dua Terdakwa Akui Jual Ekstasi di Bosque KTV

Terkait uang yang ditemukan di lokasi, para terdakwa juga mengakui bahwa uang tersebut adalah hasil penjualan ekstasi.

TRIBUN MEDAN/GITA
Sejumlah saksi dari kepolisian saat memberikan keterangan untuk terdakwa Marson Ronaldo Pasaribu dan Bambang Darmadi Putra di Pengadilan negeri Medan, Rabu (24/11/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Dua lelaki yang diciduk bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Nias Utara Yafeti Nazara, di tempat hiburan Bosque KTV yakni Marson Ronaldo Pasaribu dan Bambang Darmadi Putra kini jalani sidang pemeriksaan terdakwa di Pengadilan negeri Medan, Rabu (24/11/2021).

Dalam sidang yang digelar secara daring tersebut, keduanya mengakui bahwa puluhan pil ekstasi yang ditemukan tersebut dijual para terdakwa di Bosque KTV.

"Untuk dijual pak," kata terdakwa.

Terkait uang yang ditemukan di lokasi, para terdakwa juga mengakui bahwa uang tersebut adalah hasil penjualan ekstasi.

"Iya pak, uang hasil penjualan ekstasi," katanya.

Namun, saat Jaksa Penuntut Umum (JPU) Septian Napitupulu menanyakan siapa yang membeli ekstasi tersebut, para terdakwa mengatakan pihak management.

"Managemen pak," katanya.

Mendengar hal tersebut, hakim anggota ABD Hadi Nasution pun melirik Jaksa.

Baca juga: Berikut 5 Contoh Puisi untuk Hari Guru Nasional 25 November 2021

"Catat ya pak Jaksa, kalau di Jakarta udah ditutup itu tempat," cetus hakim

Usai mendengar keterangan para terdakwa, Majelis Hakim yang diketuai Ulina Marbun menunda sidang pekan depan dengan agenda tuntutan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved