Breaking News:

MENDAGRI Tegur Serapan Anggaran Pemko Medan Masih di Bawah 50 Persen, Ini Penjelasan Kepala BPKAD

Satu di antaranya adalah serapan anggaran Pemerintah Kota Medan yang masih berada di angka 46,22 persen pada November 2021.

TRIBUN MEDAN/RECHTIN
Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Medan, Zulkarnain. 

Mendagri Tegur Serapan Anggaran Pemko Medan Masih di Bawah 50 Persen, Ini Penjelasan Kepala BPKAD

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Menteri dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia Tito Karnavian menegur delapan Pemerintah Daerah (Pemda) di Sumut yang realisasi serapan anggaran pada tahun 2021 masih rendah.

Satu di antaranya adalah serapan anggaran Pemerintah Kota Medan yang masih berada di angka 46,22 persen pada November 2021.

Jumlah tersebut dari total anggaran belanja sebesar Rp 5,731 triliun baru terserap Rp 2,649 triliun.

"Masih ada beberapa daerah yang serapan belanjanya di bawah 50 persen," ujar Tito saat mendampingi Wapres pada Rapat Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dan Pelayanan Publik di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur, Jalan Jenderal Sudirman Medan pekan lalu.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Medan, Zulkarnain mengatakan jumlah serapan anggaran Pemko Medan jelang akhir tahun sudah mulai meningkat pesat.

"Jumlah di bawah 50 persen itu data yang sudah beberapa waktu lalu, saat ini serapan anggaran sudah meningkat cukup pesat," ujar Zulkarnain, Rabu (24/11/2021).

Dia mengatakan, saat ini serapan anggaran Pemko Medan sudah merangkak naik di atas 50 persen.

"Kita optimistis dalam satu bulan ke depan bisa terealisasikan dengan optimal, karena anggaran belanja ini hanya tinggal dibayarkan saja," tuturnya.

Menurut Zulkarnain, jumlah anggaran Pemko Medan tahun 2021 sudah dialokasikan khususnya untuk meningkatkan pemulihan ekonomi di masa pandemi Covid-19.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved