Pelayanan ke Masyarakat Miskin tak Maksimal, RSUD Djoelham Malah Minta Nambah Duit Anggaran
RSUD Djoelham Binjai dinilai tidak maksimal dalam melayani masyarakat miskin, namun malah minta tambah duit anggaran
Penulis: Satia | Editor: Array A Argus
TRIBUN-MEDAN.COM,BINJAI- RSUD Djoelham dinilai tidak maksimal dalam melayani masyarakat miskin.
Namun, meski pelayanan ke masyarakat miskin tidak maksimal, RSUD Djoelham malah minta nambah duit anggaran ke Pemko Binjai.
Tak pelak, masalah ini dikritisi oleh Ketua DPRD Kota Binjai, Noor Sri Alamsyah Putra alias Kires.
Baca juga: RSUD Djoelham Binjai Simpan Obat Kedaluwarsa Bertahun-tahun, BPK RI Takut Hal Ini
"Sejauh ini kami melihat pelayanan kesehatan untuk masyarakat miskin belum optimal. Masih banyak masyarakat miskin yang takut ke rumah sakit karena tidak punya biaya," kata Kires, Rabu (24/11/2021).
Dia mengatakan, kalaupun RSUD Djoelham Binjai minta nambah duit anggaran ke Pemko Binjai, semestinya pelayanan ke masyarakat lebih ditingkatkan lagi.
Baca juga: Gugus Tugas Covid-19 Langkat Klarifikasi Kabar PDP Lari dari RSUD Djoelham
"Saya alami sendiri, pernah bawa pasien, yang saya bawa kalau meninggal, pasti dirujuk ke lain tempat. Inikan luar biasa," katanya.
Kedepan, lanjut Kires, jika Pemko Binjai ingin memberi anggaran tambahan, sudah sepatutnya dicek terlebih dahulu pelayanan di rumah sakit tersebut.
Kalau pelayanannya sudah bagus, baru boleh diberi anggaran tambahan.(wen/tribun-medan.com)