Breaking News:

SIDANG Suap Vaksin Berbayar, Saksi Sebut dr Indra Minta Vaksin sampai 14 Kali, Diambil dari Kulkas

Dalam kesaksiannya, Sawalludin mengaku kalau terdakwa dr Indra (diadili berkas terpisah) pernah datang 14 kali meminta vaksin.

TRIBUN MEDAN/GITA
Kasi Surveilans, Imunisasi P2P Dinkes Sumut, Suhadi turut disidangkan dalam perkara vaksinasi berbayar di Pengadilan Tipikor Medan, Rabu (24/11/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Satu per satu fakta baru terungkap dalam sidang dugaan suap vaksin berbayar yang menjerat Kasi Surveilans, Imunisasi P2P Dinkes Sumut, Suhadi di Pengadilan Tipikor Medan, Rabu (24/11/2021)

Dalam sidang lanjutan yang digelar secara daring tersebut Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Sumut, Hendrik Edison menghadirkan saksi Sawalludin yang merupakan PNS di Dinkes Sumut Bidang Surveilans.

Dalam kesaksiannya, Sawalludin mengaku kalau terdakwa dr Indra (diadili berkas terpisah) pernah datang 14 kali meminta vaksin.

"14 kali saya serahkan vaksin ke Indra, dari perintah atasan pak Suhadi, katanya tolong diberikan vaksin untuk pak Indra," kata Sawalludin

Anehnya, saksi mengaku kalau vaksin tersebut diambil dari ruangan terdakwa Suhadi tepatnya disimpan di dalam kulkas. Ia mengaku pemberian vaksin kepada dr indra semuanya atas perintah terdakwa Suhadi secara lisan.

"Ngambil vaksinnya di ruangan pak Suhadi di kulkas. Mengenai surat gak ada, karena pak Suhadi langsung perintahkan secara lisan misalnya disuruh ambil 20 vial untuk dr Indra," bebernya.

Saat dicecar Hakim Ketua apakah saat pengambilan vaksin dr Indra pernah memberikan sesuai ke Suhadi ataupun saksi. Saksi menjawab tidak ada, selain itu ia mengaku tidak mengetahui akan diperuntukkan kemana vaksin yang diminta dr Indra tersebut.

"Tidak ada (diberi apapun) dia cuma bilang terimakasih aja, yang diambik Indra saya gak tau untuk apa," bebernya.

Sementara itu usai mendengar keterangan saksi, saat dikonfontir Terdakwa Suhadi mengaku kalau vaksin yang ada di ruangannya tersebut bukan untuk memenuhi permintaan dr Indra.

Dikatakannya pemindahan vaksin ke kulkas di ruangannya agar ia dapat memantau masuk dan keluarnya jumlah vaksin.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved