Breaking News:

News Video

Valencya Kini dapat Bernapas Lega, JPU Cabut Tuntutan 1 Tahun Penjara atas Kasus KDRT Psikis

Valencya kini dapat bernapas lega setelah Jaksa Penuntut Umum memutuskan untuk menarik tuntutannya.

Editor: Bobby Silalahi

Pertengkaran pasutri ini dipicu kegemaran Chan yang kerap mabuk dan berselingkuh.
Valencya pun tak menyangka rekaman suaranya dijadikan sebagai barang bukti.

TRIBUN-MEDAN.COM - Valencya kini dapat bernapas lega setelah Jaksa Penuntut Umum memutuskan untuk menarik tuntutannya.

Seperti diketahui, Valencya sebelumnya dituntut satu tahun penjara oleh JPU di Pengadilan Negeri Karawang karena memarahi suaminya.

Kasus ini sebelumnya bahkan membuat Kejaksaan Agung RI turun tangan.

Dikutip dari WartaKotalive.com, penarikan tuntutan ini dilakukan dalam sidang yang beragendakan replik JPU di Pengadilan Negeri Karawang pada Selasa (23/11).

Pernyataan ini dibacakan langsung oleh jaksa dari Kejagung RI yang menggantikan jaksa dari Kejari Karawang dan Kejati Jabar.

Penarikan tuntutan ini berdasarkan hasil koreksi dan pendalaman fakta-fakta serta barang bukti dalam kasus KDRT psikis tersebut.

"Jaksa agung sebagai jaksa penuntut umum tertinggi negara menarik tuntutan penuntut umum yang telah dibacakan pada hari Kamis (11/11/2021) terhadap diri terdakwa Valencya Nengsi Lim anak dari suryadi," ucap jaksa.

Ada empat poin tuntutan yang dibacakan oleh JPU terhadap Valencya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved