Breaking News:

News Video

Wacana Bentuk Tim Cyber Army Lindungi Anies Menuai Kritik, Ketua MUI DKI Bantah Bersifat Politis

Menanggapi hal ini, Ketua MUI DKI Munahar Muchtar mengaku bingung dan membantah bahwa hal ini bersifat politis.

Editor: Bobby Silalahi

Wacana ini juga telah ditanggapi oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria.


TRIBUN-MEDAN.COM
- Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI Jakarta berwacana akan membentuk tim siber (Cyber Army) untuk melindungi ulama dan juga Gubernur DKI Anies Baswedan dari serangan buzzer.

Wacana ini pun sontak menimbulkan beragam reaksi termasuk kritik dari sejumlah kalangan.

Menanggapi hal ini, Ketua MUI DKI Munahar Muchtar mengaku bingung dan membantah bahwa hal ini bersifat politis.

Pembentukan cyber army ini disebut untuk meredam serangan buzzer di internet yang kerap menyerang sejumlah ulama dan juga Anies Baswedan.

Menurut MUI DKI, buzzer tersebut kerap mencari-cari kesalahan padahal Anies sudah bekerja keras untuk ibu kota.

Dikutip dari WartaKotalive, rencana ini mendapat kritik dari sejumlah pihak termasuk Direktur Eksekutif Lingkar Madani Ray Rangkuti.

Menurut Ray, MUI merupakan wadah yang bertujuan untuk musyawarah ulama dan mengayomi umat muslim.

Sehingga MUI tidak bersinggungan dengan hal yang bersifat politis.

Terkait dengan hal ini, Munahar mengaku bingung.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved