Breaking News:

Wali Kota Medan tak Ingin Warga Merasa Sulit, Tegaskan Penyedia PCR tak Mainkan Harga

Wali Kota Medan, Bobby Nasution meminta dengan tegas terhadap penyedia layanan test PCR untuk tak mempermainkan harga

Editor: jefrisusetio
TRIBUN MEDAN / Muhammad Anil Rasyid
Pekerja atau karyawan PT Atmindo yang berada di Jalan Sei Belumei, Desa Dagang Kelambir, Tanjungmorawa, Deliserdang, menjalani swab PCR di perusahaan PT Atmindo, Jumat (2/7/2021) 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Wali Kota Medan, Bobby Nasution meminta dengan tegas terhadap penyedia layanan test PCR untuk tak mempermainkan harga sesuai yang ditetapkan pemerintah. 

Adapun, modus yang kerap dilakukan dengan mempercepat hasil PCR sehingga mematok harga di atas harga normal. 

Menghindari terjadinya permainan harga ini, Bobby Nasution  meminta kepada masyarakat untuk tidak terjebak dalam modus mempercepat keluarnya hasil PCR  tersebut.

Oleh karenanya, tegas Bobby,  Pemko Medan  akan melakukan pengawasan baik kepada pihak penyelenggara maupun kepada masyarakat.

"Kita pastikan   harga test PCR  sesuai dengan yang telah ditetapkan pemerintah. Untuk itu kita akan melakukan pengawasan. Yang perlu diperhatikan  bukan harganya, tetapi waktunya. Kadang-kadang pelaku usaha ini memainkan di waktu, betul memang harganya Rp.300 ribu tetapi nanti hasilnya baru keluar tiga hari kemudian. Kalau mau hasil test PCR  cepat keluar, harganya lebih mahal lagi," kata Bobby Nasution

Oleh karenanya Bobby mengimbau kepada para penyedia gar mengikuti harga test PCR yang telah ditetapkan pemerintah.

Sedangkan kepada masyarakat diingatkan agar tidak terjebak dengan modus permainan berdalih  mempercepat hasil keluar test PCR tersebut.

Berdasarkan hasil pengawasan dan pengecekan yang yang telah dilakukan, Bobby mengungkapkan, harga test PCR sudah sesuai dengan standar yang telah ditetapkan pemerintah. Hanya saja bilang Bobby, masyarakat yang justru  selalu meminta cepat.

“Jadi  penyedia layanan test PCR terkadang memainkan di situ. Warga yang ingin hasil test PCR cepat keluar, maka penyedia layanan test menaikkan harga. Untuk itu kita berharap kepada penyedia layanan test PCR dan masyarakat harus ikut aturan," imbaunya.

Berapa kegiatan yang selama ini mengharuskan untuk test PCR, jelas Bobby Nasution, sudah mulai berkurang.

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved