Breaking News:

Penghancuran Rumah Eks PTPN II

Warga Protes Anggota Kodam I/Bukit Barisan Kawal PTPN II Hancurkan Rumah Dinas

PTPN II hancurkan rumah dinas yang ada di Jalan Karya, Desa Helvetia, Kecamatan Medan Deli melibatkan anggota Kodam I/Bukit Barisan

Penulis: Alfiansyah | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/ALFIANSYAH
Kapten Sulaiman, anggota Kodam I/BB saat bertemu dengan masyarakat yang menolak pembongkaran rumah dinas PTPN II yang masih berpenghuni, kamis (25/11/2021).(TRIBUN MEDAN/ALFIANSYAH) 

TRIBUN MEDAN.COM,MEDAN - Pihak PTPN II hancurkan rumah dinas yang masih ditempati oleh warga di Jalan Karya, Desa Helvetia, Kecamatan Labuhan Deli, Kamis (25/11/2021).

Saat penghancuran rumah dinas berjalan, PTPN II melibatkan sejumlah anggota TNI.

Anggota TNI AD yang merupakan petugas Kodam I/Bukit Barisan ini dianggap warga tidak melindungi rakyat.

Petugas dari Kodim 0314/Indra Giri Hilir ini justru berpihak pada PTPN II, yang dinilai warga bisa bayar siapa saja, termasuk aparat. 

Baca juga: Kesaksian Pensiunan Eks PTPN II Diintimidasi Disuruh Keluar Saat Rumah Dihancurkan Aparat Gabungan

Saat eksekusi rumah berjalan, sempat terjadi ketegangan antara kuasa hukum warga dengan pihak TNI AD.

Ketua Divisi Sumber Daya Alam LBH Medan, M Alinafiah Matondang sempat menanyakan apa kepentingan TNI AD di lokasi rumah warga yang dihancurkan PTPN II

"Apa yang menjadi dasar dari pihak TNI AD. Kami kuasa hukum nya, surat tugas anda mana," tanya Ali pada tentara yang diketahui bernama Kapten Sulaiman iyu. 

Namun, Sulaiman berdalih mereka juga mengamankan saja. 

Baca juga: Rumahnya Digusur Paksa Aparat, Para Pensiunan PTPN II Akan Tidur di Rumah Dinas Gubsu Edy Rahmayadi

"Saya sudah bilang, TNI ada di sini, adalah TNI pengamanan. Kalian tidak berhak (bertanya)," sergah Sulaiman.

Karena dianggap tidak memahami pertanyaan kuasa hukum, Alinafiah kembali mempertegas soal surat tugas sejumlah anggota Kodam I/BB tersebut. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved