Breaking News:

News Video

Cerita Adik Kandung Tahanan yang Diduga Tewas Akibat Dianiaya di Sel Tahanan Polrestabes Medan

Hermansyah adalah adik kandung tahanan yang diduga meninggal dunia akibat dianiaya di sel tahanan Polrestabes Medan, Hendra Syahputra.

Penulis: Goklas Wisely | Editor: Bobby Silalahi

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Hermansyah adalah adik kandung tahanan yang diduga meninggal dunia akibat dianiaya di sel tahanan Polrestabes Medan, Hendra Syahputra.

Ada pun ia menceritakan terkait kejadian tragis yang menimpa dirinya saat dijumpai di rumah duka, di Komplek Setia Budi Indah, Blok G No 60, Rabu (24/11/2021).

"Kondisi yang kami terima dengan luka yang tidak wajar di seluruh tubuh. Kami melakukan langkah hukum dengan melakukan autopsi kepada adik saya," katanya.

Ia pun mempertanyakan kenapa kepolisian tega menganiaya korban. Sebab keluarga mengantarkan korban ke Polrestabes Medan dengan keadaan tubuh yang sehat. Tetapi kini yang mereka terima jenazah korban.

Sebagai adik, ia meminta keadilan dari segala pihak terkait. Ada pun luka yang dialami korban, dikatakannya, pelipis mata pecah, mata lebam kanan kiri, punggung lebam, kaki sebelah kiri diduga patah, ada bekas api rokok, serta lainnya.

Dia menduga ada oknum yang melakukan penganiayaan itu bersamaan dengan napi yang ada di dalam sel tahanan.

Ia pun mengatakan dalam kasus ini juga terlibat juru periksa bernama Bripda Sutrisno Butar - Butar. Dikatakannya juga kepala kamar sempat meminta uang Rp 500 ribu dan disanggupinya sebagai uang makan.

"Malamnya ia minta uang pulsa Rp 250 ribu. Paginya dia minta Rp 5 juta, saya keberatan. Saya bilang cari uang itu bukan metik daun," ujarnya.

Kepala kamar, yang tidak diketahui namanya, mengatakan kepadanya bahwa uang itu untuk keamanan abangnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved