Breaking News:

News Video

ISFBE 2021 di Parapat Bakal Dihadiri Presiden Jokowi, Nawal Lubis Harap Rempah Sumut Bisa Mendunia

Nawal berharap kegiatan ISBFE 2021 bisa menjadikan rempah-rempah Sumut seperti kemiri, lada, andaliman, kapulaga, cengkeh, jahe dan kunyit mendunia.

Penulis: Mustaqim Indra Jaya | Editor: Ade Saputra

ISFBE 2021 di Parapat Bakal Dihadiri Presiden Jokowi, Nawal Lubis Harap Rempah Sumut Bisa Mendunia

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Indonesian Spice Forum & Business Expo World (ISFBE) 2021 atau pertemuan bisnis dan pameran rempah dunia, akan berlangsung di kawasan Danau Toba, atau tepatnya di Parapat, Kabupaten Simalungun pada tanggal 10-12 Desember 2021.

Rencananya even internasional itu bakal turut dihadiri Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo. Hal tersebut diketahui saat gathering bersama Ketua Dewan Rempah Indonesia (DRI) Sumut, Nawal Lubis di Aula Tengku Rizal Nurdin, Kamis (25/11/2021).

Nawal berharap kegiatan ISBFE 2021 bisa menjadikan rempah-rempah Sumut seperti kemiri, lada, andaliman, kapulaga, cengkeh, jahe dan kunyit bisa mendunia.

"Harapan saya dengan adanya kegiatan hari rempah, para pelaku UMKM dan petani rempah yang ada di Sumut juga bisa bertemu langsung dengan buyernya, pembelinya," ucap Nawal yang juga Ketua TPKK Sumut, Kamis.

Di samping juga, ia berharap kegiatan tersebut menjadikan ajang bagi pelaku UMKM dan petani rempah-rempah bisa langsung bertemu dengan pembelinya.

"Saya berharap dengan adanya hari rempah di Sumut kita bisa ambil momennya. Selain menawarkan rempah-rempah kita ke dunia, juga keindahan Danau Toba kepada dunia," tambahnya.

Panitia penyelenggara ISFBE 2021, Ika Harini menyebutkan bahwa persiapan acara sudah mencapai 70 persen. Kegiayan tersebut digagas oleh DRI bersama Kementerian Pertanian dan turut melibatkan KADIN Sumut serta Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI).

Selain juga mendapat dukungan penuh dari KADIN Indonesia, Pemprov Sumut dan pemerintah pusat melalui Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia.

Melalui ISFBE 2021, maka harapannya Indonesia bisa mengembalikan kejayaan rempah ke seluruh penjuru dunia.

"Hari ini persiapan sudah 70 persen. Jadi koordinasi dengan Dewan Rempah Indonesia juga yang berhubungan dengan kementerian terkait dengan bapak presiden. Insya Allah, sudah 70 persen, jadi fiks sudah tak ada halangan," ucap Ika.

Dijelaskan Ika, kegiatan yang mereka selenggarakan akan mempertemukan petani, pengusaha, pelaku UMKM dan pengolah rempa dalam satu forum bisnis.

Mereka juga mengundang keikutsertaan dari mancanegara terutama para importir dan pengolah rempah yang menjadi sasaran ekspor rempah Indonesia seperti Singapura, Uni Emirat Arab, India, Maroko, Algeria, Tunisia, USA, Belanda, Brazil, Jerman, Belgia dan lainnya.

(ind/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved