Breaking News:

Buruknya Kinerja Kepolisian

LBH Bakal Surati Kapolri Minta Evaluasi Kapolrestabes Medan Karena Banyak Kasus Dugaan Pemerasan

LBH Medan akan menyurati Kapolri minta Kapolrestabes Medan, Kombes Riko Sunarko dievaluasi karena banyak kasus anggota selama dia menjabat

Penulis: Goklas Wisely | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/GOKLAS WISELY
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko saat diwawancara usai menggelar pemberangusan barang bukti narkotika di Mako Polrestabes Medan, Selasa (9/11/2021) (Tribun Medan/Goklas Wisely). 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan segera menyurati Kapolri Jendral Pol Listyo Sigit Prabowo untuk mengevaluasi Kapolrestabes Medan, Kombes Riko Sunarko.

Selama Kombes Riko Sunarko menjabat, ada saja kasus-kasus di kepolisian yang melibatkan anak buahnya.

Kasus teranyar yang saat ini jadi sorotan terkait dugaan pemerasan oknum penyidik Sat Reskrim Polrestabes Medan, terhadap keluarga terduga pelaku asusila yang kemudian meninggal dunia dalam kondisi lebam-lebam.

Baca juga: OKNUM Polisi yang Diduga Peras Pengendara Resmi Jadi Tersangka dan Terancam 9 Tahun Penjara

Oknum penyidik bernama Bripda Sutrisno Butarbutar meminta uang Rp 5 juta, setelah mendengar kabar, bahwa keluarga terduga pelaku akan berdamai dengan keluarga korban.

Namun, setelah meminta uang itu, tahanan bernama Hendra Syahputra malah tewas lebam-lebam.

Kemudian kasus dugaan pencabulan wanita hamil yang dilakukan oleh Bripka Rahmat Hidayat Lubis.

Selain diduga mencabuli MU, istri pelaku narkoba yang tengah hamil, Bripka Rahmat Hidayat Lubis juga dituding melakukan pemerasan dan penggelapan sepeda motor.

Baca juga: Sidang Perkara Dugaan Pencurian Uang Rp 650 Juta 5 Oknum Polisi, Saksi Ungkap Hal Ini Agar Bebas

"Bukan cuma kasus ini yang mencuat. Kalau berkaca dari kasus yang ada di tahun 2020, ini sudah banyak permasalahan yang menyeret pejabat di Polrestabes Medan," kata Kepala Divisi Sipil Politik LBH Medan, Maswan Tambak, Kamis (25/11/2021).

Selain itu, ada juga kasus oknum penyidik Sat Res Narkoba Polrestabes Medan yang menggelapkan uang Rp 650 juta dari rumah terduga pelaku narkoba.

Lima orang petugas Sat Res Narkoba itu sekarang tengah menjalani proses hukum di PN Medan, meskipun soal sidang kode etiknya belum jelas, apakah kelimanya akan dipecat atau tidak.

Baca juga: Pengakuan Istri Tahanan Polsek Kutalimbaru Diduga Diperas dan Dirudapaksa Oknum Polisi

Kemudian, kasus lain terkait adanya oknum anggota Polsek Medan Barat, Brigadir Windi Pramana maling motor.

Anak buah Kapolrestabes Medan ini bahkan juga terindikasi sebagai pengguna narkoba.

Banyaknya oknum polisi terjerat masalah ini dinilai tak luput dari ketidakbeecusan Kapolrestabes Medan dalam menjalankan tugasnya.

Sehingga, LBH Medan merasa perlu untuk melaporkan Kapolrestabes Medan, Kombes Riko Sunarko ke Kapolri, Jendral Pol Listyo Sigit Prabowo, agar yang bersangkutan secepatnya dievaluasi.(cr8/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved