Breaking News:

News Video

Mantan Kapolsek Sukaramai Demo Kejati Sumut Minta Berhadapan Langsung dengan Kajati

Longser mengaku dikriminalisasi oleh sejumlah oknum di Kejati Sumut, Oknum Dirreskrimum Polda Sumut, hingga propam Polda Sumut  periode 2016.

Mantan Kapolsek Sukaramai Demo Kejati Sumut Minta Berhadapan Langsung dengan Kajati

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Bersama ratusan massa dari Horas Bangso Batak (HBB), mantan penyidik Ditreskrimsus Polda Sumut, AKP Purn Longser Sihombing geruduk Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut), Kamis (25/11/2021).

Pantauan tribun-medan.com di lapangan massa berteriak agar Kajati dapat turun langsung menjumpai massa. 

Longser dalam orasinya mengaku dikriminalisasi oleh sejumlah oknum di Kejati Sumut, Oknum Dirreskrimum Polda Sumut, hingga propam Polda Sumut  periode 2016.

Mantan Kapolsek Sukaramai, Pakpak Bharat itu memaparkan sejumlah kejanggalan yang ia alami saat terjerat kasus suap pasokan solar subsidi ke proyek pembangunan listrik tenaga mikro hidro (PLTMH) di Desa Kuta Nangka Kecamatan Kerajaan.

Menurut Longser sejumlah petinggi di Kejati, Polda Sumut, dan beberapa petinggi lainnya diduga turut bermain dalam kasus yang mempidanakannya selama 1 tahun penjara itu.

"Saya divonis menerima suap, padahal saya tidak pernah di-BAP,  ini kriminalisasi dan super diskriminatif. 32 tahun saya jadi penyidik berani dibegitukan apalagi orang yang tidak punya apapun," katanya.

Dalam orasinya, Longser Sihombing menyampaikan bahwa dugaan kriminalisasi ini bermula saat ia menjabat sebagai Kapolsek Sukarame menangkap 1 unit truk berisi 2.000 liter solar bersubsidi pada 3 Agustus 2016 lalu

Namun truk yang dibawa ke komando dan dipasang police line malah dirusak. Barang bukti solar pun hilang sebagian. Tidak beberapa lama pimpinannya di Polres Phakpak Barat meminta tolong agar dilepas, namun Longser menolak.

"Nah dari sinilah awal dugaan kriminalisasi ini saya terima, saya dijebak dikatakan memeras Rp 200 juta kemudian saya dibawa ke Polda dan ditahan di tahanan narkoba hampir 120 hari lamanya," beber Longser.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved