Breaking News:

Sidang Penuh Gelak Tawa, Hakim: Kok Bisa Lengket Giginya di Dada?

Sidang dugaan penganiayaan dengan terdakwa Barita Sianipar mengundang gelak tawa di Pengadilan Negeri Medan, Kamis (25/11/2021).

TRIBUN MEDAN/GITA NADIA PUTRI TARIGAN
Saksi dari kepolisian, Bripda Mahdalena memberikan keterangan dalam sidang dugaan penganiayaan dengan terdakwa Barita Sianipar di Pengadilan Negeri Medan, Kamis (25/11/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Sidang dugaan penganiayaan dengan terdakwa Barita Sianipar mengundang gelak tawa di Pengadilan Negeri Medan, Kamis (25/11/2021).

Pasalnya, dalam sidang dibahas tentang gigi terdakwa lengket di dada saksi korban Royman Sianipar, sebagaimana termuat dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Saksi dari kepolisian Bripda Mahdalena yang melakukan pemeriksaan terhadap terdakwa pun turut dihadirkan ke persidangan. 

Dalam kesaksiannya, Bripda Mahdalena mengatakan bahwa selama periksaan ia tidak melakukan pemaksaan ataupun pengancaman kepada terdakwa untuk menandatangani Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

Lantas Hakim Ketua Eliwarti mempertanyakan kepada saksi, apakah tidak menanyakan secara detail bagaimana gigi terdakwa bisa lengket di baju korban, sementara terdakwa tidak mengakui pernah mengigit korban.

"Bagaimana bisa giginya lengket di baju korban? Di bagian dadanya. Soalnya dia enggak mengaku menggigit. Masa enggak saudara tanyakan? Mana bisa tiba-tiba lengket begitu saja," kata Hakim.

Sontak saja pertanyaan tersebut mengundang gelak tawa pengunjung sidang lainnya.

Lantas saksi mengatakan bahwa saat kejadian korban dan terdakwa sempat cekcok dan saling dorong.

"Dia mendekati adiknya untuk minta tandatangan. Mereka sempat bersiteru, saling dorong," kata saksi.

Lantas hakim pun kembali bertanya, bagaimana kronologi detail gigi terdakwa bisa lengket di dada korban.

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved