Breaking News:

TAHANAN yang Tewas Disebut Dimintai Uang Damai, Propam Periksa Penyidik dan Kepala Rumah Tahanan

Seorang tahanan asusila Hendra Saputra tewas lebam-lebam di dalam sel tahanan Polrestabes Medan.

Penulis: Fredy Santoso | Editor: Randy P.F Hutagaol
Tribun Medan/Goklas Wisely
PS Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Firdaus saat berkunjung ke rumah duka tahanan yang diduga dianiaya, Hendra Syahputra, Rabu (24/11/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN - Seorang tahanan asusila Hendra Saputra tewas lebam-lebam di dalam sel tahanan Polrestabes Medan.

Keluarga menyebut kalau Hendra mengalami penganiayaan dan ada keterlibatan anggota kepolisian bernama Bripda Sutrisno Butar-butar.

Bripda Sutrisno disebut sempat meminta uang kepada Hendra dan keluarga sebagai uang jaminan sebesar Rp 5 juta.

Menanggapi hal tersebut, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi mengatakan kalau Bripda Sutrisno sedang menjalani pemeriksaan di Propam Polrestabes Medan.

Pemeriksaan terhadap penyidik Polrestabes Medan itu untuk menggali informasi soal ia yang disebut meminta uang damai kepada tahanan yang kini sudah tewas.

"Yang bersangkutan saat ini sudah diperiksa Propam Polrestabes Medan," kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Hadi Wahyudi, Kamis (25/11/2021).

Tak hanya memeriksa Bripda Sutrisno, Propam Polrestabes Medan juga memeriksa kepala rumah tahanan polisi (RTP) untuk mendalami kejadian yang menewaskan Hendra.

"Untuk mengklarifikasi soal pengawasan," ucapnya.

Hadi menuturkan apabila ada keterlibatan anggota kepolisian terkait tewasnya tahanan akan ditindak tegas. Namun pihaknya perlu melakukan pendalaman terlebih dahulu.

"Nanti kita cek seperti apa hasilnya. Kalau ada keterlibatan atau kelalaian ada tindakan tegas,"katanya.

(Cr25/Tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved