Breaking News:

Investor Masih Wait and See, Perputaran Bisnis Mal di Medan Masih Lambat

Herri Zulkarnain mengungkapkan jika pertumbuhan ekonomi di pusat perbelanjaan/mal masih tumbuh melambat. 

Penulis: Kartika Sari | Editor: Royandi Hutasoit
21cineplex.com
Cinema XXI Centre Point Mall 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Penasehat Asosiasi Pengelola Pusat Perbelanjaan Indonesia (APPBI) Sumut, Herri Zulkarnain mengungkapkan jika pertumbuhan ekonomi di pusat perbelanjaan/mal masih tumbuh melambat. 

"Kalau untuk okupansi mal sebagian ada yang sudah mencapai 50 persen tapi sebagian mal lagi pasti belum sampai segitu. Paling baru 10-15 persen dibanding okupansi sebelumnya saat PPKM," ungkap Herri, Jumat (26/11/2021).

Dijelaskan Herri, bahwa lambatnya pertumbuhan ekonomi di mal juga turut berdampak lantaran saat ini belum banyak pengusaha yang berani untuk berbisnis di dalam mal.

"Naiknya melambat ini karena pengusaha atau investor ini lagi wait and see. Penjualan ini juga masih lambat karena yang beli juga gak ada. Karena pada umumnya, yang terimbas ini kan rata-rata ekonomi ke bawah, nah yang menengah ke atas menyimpan uang dulu mereka, belanja pada waktu tertentu saja," ujarnya.

Terkait kondisi ini, Herri menuturkan jika pengusaha yang berani membuka usaha di mal saat ini masih sekitar 0,5 persen. Ia menilai jika pengusaha masih belum berani karena belum ada prospek yang menjamin kondisi di masa pandemi saat ini.

"Mereka ini masih menunggu dan kalau berinvestasi tapi Ternyata Covid-19 masih meningkat, investasi mereka kan hancur dan tidak kembali secepatnya, lebih baik mereka menunggu untuk membuka investasi di mal. Memang ada yang sudah buka dan berani, artinya pengusaha yang bermental baja lah, yang betul-betul mereka itu membantu masyarakat dalam membuka lapangan pekerjaan," tutur Herri.

Melihat kondisi ini, Herri berharap agar seluruh komponen dari pengusaha ataupun masyarakat dapat bersinergi agar pandemi semakin membaik dan perputaran ekonomi di mal dapat meningkat signifikan.

"Kita mohon kepada masyarakat yang datang ke mal tetapkan menjaga Prokes, mencuci tangan dan masuk pakai aplikasi Pedulilindungi Lindungi agar ekonomi kita semakin membaik dan masyarakat akan sejahtera serta pengangguran akan semakin berkurang," pungkasnya.

(cr13/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved