Breaking News:

News Video

KONDISI TERKINI Perwira Polisi yang Diserang Anggota Pemuda Pancasila di Gedung DPR/MPR

Saat konferensi persi di Polda Metro Jaya, Kamis (25/1/2021), Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan tidak menyebutkan identitas korban

TRIBUN-MEDAN.COM - Perwira Polantas yang diserang anggota Pemuda Pancasila sedang dirawat intensif di rumah sakit.

Korban mengalami luka dibeberapa titik termasuk di kepala.

Saat konferensi persi di Polda Metro Jaya, Kamis (25/1/2021), Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan tidak menyebutkan identitas korban.

Zulpan hanya menyebut korban berpangkat AKBP yang bertugas di Satuan Lalulintas.

Polda Metro Jaya mengamankan 20 anggota Pemuda Pancasila, hasil pemeriksaan awal 15 orang ditetapkan sebagai tersangka.

"Sudah dilakukan pemeriksaan awal. Bahwa mereka semuanya membawa sajam. Tentunya terhadap mereka semua ini akan kami lakukan tindakan hukum," kata Zulpan

"Proses hukum berjalan terhadap 15 orang tersangka ini mulai menjalani pemeriksaan lanjutan dan tentu ditahan," sambungnya.

Zulpan juga memperlihatkan barang bukti berupa senjata tajam dan benda tumpul.

Pada deretan barang bukti turut terdapat dua butir peluru revolver kaliber 38.

Temuan ini akan dikembangkan polisi karena hingga saat ini belum ditemukan senjata api.

Dirreskrimum Polda Metro Jaya Tubagus Ade Hidayat menegaskan kalau seluruh barang bukti dibawa dari rumah oleh para pelaku.

"Senjata-senjata ini dibawa dari rumah, dia tahu mau pergi unjuk rasa, membekali dirinya dengan senjata ini," pungkas Tubagus Ade Hidayat.

(hen/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved