Breaking News:

Banjir di Tebingtinggi

Kota Tebingtinggi Banjir Lagi, Ada Ratusan Rumah Terendam

Kota Tebingtinggi kembali mengalami banjir akibat curah hujan yang begitu tinggi, dan Sungai Padang yang meluap

Penulis: Muhammad Anil Rasyid | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/M ANIL RASYID
Seorang warga saat keluar dari rumah dan terendam banjir setinggi pinggang orang dewasa di Lingkungan I, Kelurahan Badak Bejuang, Kecamatan Tebingtinggi Kota, Jumat (26/11/2021) 

TRIBUN-MEDAN.COM,SERGAI - Sejumlah wilayah di Kota Tebingtinggi, Sumatera Utara, kembali terendam banjir, Jumat (26/11/2021).

Banjir diduga merendam hampir ratusan rumah di Kota Tebingtinggi akibat curah hujan yang tinggi dan meluapnya Sungai Padang.

Dari informasi yang dihimpun, ratusan rumah warga yang berada di pinggiran Sungai Padang terendam air pada pagi hari tadi.

Berdasarkan data yang diperoleh, banjir tampak menyelimuti Kecamatan Bajenis khususnya di Kelurahan Berohol, Kelurahan Bandar Sakti, dan Kelurahan Bulian.

Baca juga: Martubung dan KIM Banjir, Pejabat Pemko Medan Rapat di Restoran

Selanjutnya, Kecamatan Tebingtinggi Kota khususnya di Kelurahan Badak Bejuang, Pasar Inpres, dan Bandar Utama.

Kemudian di Kecamatan Rambutan tepatnya di Kelurahan Sri Padang dan Kelurahan Rantau laban.

Saat dikonfirmasi wartawan www.tribun-medan.com, seorang warga Kampung Semut, Kelurahan Bandar Utama, bernama Agung Wijaya mengatakan, banjir yang merendam rumahnya saat ini sudah surut.

"Sekarang sudah surut bang, tadi pagi sekitaran jam 10 air masih tinggi," ujar Agung.

Baca juga: Wali Kota Bobby Nasution Ultimatum Bawahannya Supaya Turunkan Titik Banjir di Medan

Lanjut Agung, banjir yang merendam wilayah tempat tinggalnya disebabkan meluapnya Sungai Padang dan tingginya curah hujan pada dinihari tadi.

"Hujan deras dari pagi dinihari tadi bang, sekarang sudah surut. Beberapa rumah terasnya masih ada yang tergenang air," ujar Agung.

Saat disinggung ketinggian air, Agung mengatakan di Kampung Semut ini ketinggian air hingga sepinggang orang dewasa.

"Sepinggang adalah tingginya, tapi sekarang sudah surut," ujar Agung.

Saat ini, sejumlah warga yang rumahnya terdampak banjir karena luapan Sungai Padang mulai membersihkan bagian dalam rumah mereka masing-masing. (cr23/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved