Breaking News:

Muspika Medan Area dan Pengelola Gelar Rapat Koordinasi Penertiban Pedagang Asia Mega Mas

Tujuan penertiban itu adalah merelokasi pedagang yang berada di badan jalan sehingga komplek menjadi rumah yang aman dan nyaman.

TRIBUN MEDAN/HO
PIHAK Muspika Medan Area dan pengelola Kompleks Asia Mega Mas melakukan rapat koordinasi, KIamis (25/11/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pengelola Komplek Asia Mega Mas serius untuk menciptakan suasana aman dan nyaman bagi para penghuni komplek. Salah satunya adalah rencana merelokasi para pedagang yang memenuhi badan jalan bersama para Muspika Kecamatan Medan Area, Kamis (25/11/2021).

"Hari ini kita bersama Muspika kembali melakukan rapat untuk mendengar saran dan masukan dari Kapolsek Medan Area, Camat Medan Area, Lurah Sukaramai 2, dan Danramil," ujar Ketua Pengelola Asia Mega Mas, Andriani Jafar melalui Wakil Ketua, Dedi Harvisyahari, Jumat (26/11/2021).

Dedi mengatakan, terkait rapat tersebut, akan kembali dilakukan kembali rapat kordinasi bersama para pihak yang akhirnya akan mendapat solusi untuk penertiban pedagang yang ada dalam kompleks.

"Tujuan penertiban itu adalah merelokasi pedagang yang berada di badan jalan sehingga komplek menjadi rumah yang aman dan nyaman," terangnya.

Ia juga menjelaskan bahwa saat ini Komplek Asia Mega Mas menjadi pemukiman yang jauh dari kata layak.

Baca juga: Penghuni Resah, Pengelola Asia Mega Mas Segera Relokasi Pedagang yang Jualan di Jalan

"Banyaknya pencurian di kawasan komplek (ruko), pencurian arus listrik yang diduga di lakukan pedagang serta menempati badan jalan yang merupakan  sarana dan prasarana komplek Asia Mega Mas yang digunakan tanpa izin. Makanya dari itu kami sebagai pengelola akan  menertibkan dan merelokasi pedagang demi kenyamanan dan keamanan warga penghuni Kompleks Asia Mega Mas," kata Dedi.

Terkait hal itu, pengelola Komplek Asia Mega Mas menghimbau kepada para pedagang kaki lima untuk segera berkoordinasi dengan pengelola.

"Kita imbau kepada para pedagang agar segera berkoordinasi dengan kita  mengingat bahwa ini adalah lahan milik pengelola Asia Mega Mas. Kita akan merelokasi ketempat yang lebih baik lagi," kata Dedi.(*/top/Tribun-Medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved