Breaking News:

Coba Amati Malam Ini Sabtu 27 November 2021: Fenomena Bulan Tampat Setengah Lingkaran

Pada malam ini Sabtu (27/11/2021) coba amati fenomena bulan setengah lingkaran. Fenomena bulan tampak sebagai setengah lingkaran

Ist
Fenomena bulan setengah lingkaran 

TRIBUN-MEDAN.com - Pada malam ini Sabtu (27/11/2021) coba amati fenomena bulan setengah lingkaran

Fenomena bulan tampak sebagai setengah lingkaran tersebut dikenal dengan fase bulan perbani akhir.

Fase perbani akhir adalah salah satu fase Bulan ketika konfigurasi antara Matahari, Bumi, dan Bulan membentuk sudut siku-siku atau 90 derajat, dan terjadi setelah fase Bulan purnama.

"Maksudnya ini istilah bulan yang akan tampak sebagai setengah lingkaran (dilihat dari Bumi)," kata Kepala Bidang Diseminasi Pusat Sains Antariksa LAPAN, Emanuel Sungging dalam pemberitaan Kompas.com, Sabtu (13/6/2020).

Dalam sebuah Masehi, paling tidak akan ada dua kali bulan yang tampak setengah lingkaran ini.

Momen kali ini, peneliti di Pusat Sains dan Antariksa Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Andi Pangerang Hasanuddin mengatakan, malam ini adalah malam puncak fase perbani akhir kedua tahun ini terjadi.

Baca juga: Sejak Pertama Kali Diidentifikasi, Varian Omicron Sudah Menyebar di Sejumlah Negara Selain Afrika

Baca juga: Workshop Digital Marketing, IWO Medan Bantu UMKM Branding Produk Lewat Sosial Media

 

Fenomena bulan tampak setengah lingkatan yang terjadi di puncak fase perbani akhir, akan terjadi malam ini pada pukul 19.27 WIB, 20.27 Wita, 21.27 WIT, Sabtu (27/11/2021). 

Dikarenakan puncaknya akan terjadi pada jam tersebut, Bulan perbani akhir ini sudah dapat disaksikan sejak terbit saat tengah malam dari arah timur-timur laut, transit di arah utara saat terbit Matahari dan kemudian terbenam di arah barat-barat laut saat tengah hari.

"Dikarenakan puncak fase Perbani Akhir terjadi setelah antitransit (saat Bulan berada di ketinggian minimumnya), maka Bulan dapat disaksikan juga keesokan harinya (28 November) satu jam setelah tengah malam dari arah timur, transit di arah utara satu jam setelah terbit Matahari dan kemudian terbenam di arah barat-barat laut satu jam setelah tengah hari," jelasnya kepada Kompas.com, Sabtu (30/10/2021). 

Pada saat fenomena bulan ini terjadi, Bulan berjarak 388.355 km dari Bumi (geosentrik) dan berada di sekitar konstelasi Leo.

Gerhana Bulan Sebagian 19 November 2021
Gerhana Bulan Sebagian 19 November 2021 (Pixabay)

Untuk dapat mengamati fenomena Bulan setengah lingkaran malam ini, Anda tidak membutuhkan alat bantu optik apapun.

Asalkan kondisi cuaca di sekitar tempat Anda berada untuk melihatnya cukup cerah, dan tidak mendung atau hujan.

Baca juga: WHO Khawatir Varian Omicron Picu Gelombang Ketiga Covid-19 di Dunia

Baca juga: Saking Mewahnya Rumah Artis Ini, Aurel & Atta Halilintar Melongo, Punya Kolam Renang di Rooftop

(*/tribun-medan.com)

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari tribun-medan.com. Mari bergabung di Channel Telegram "Tribun Medan Update", caranya klik link https://t.me/tribunmedanupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved