Breaking News:

Dosen FE Unimed Ajak Masyarakat Kecamatan Pancur Batu Tingkatkan Literasi Digital dan Pemasaran Opak

Tim Pengabdian Kemitraan Masyarakat Prodi Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Medan (PKM FE Unimed) dan LPPM Unimed

Editor: Ismail

Tribun-Medan.com, Medan - Tim Pengabdian Kemitraan Masyarakat Prodi Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Medan (PKM FE Unimed) dan LPPM Unimed memberikan bantuan dan pelatihan dalam rangka meningkatkan produktivitas UMKM. Adapun Tim PKM ini yaitu Dr. Hasyim,S.Ag.,S.E. M.M selaku ketua tim, serta 2 Anggota lainnya Dr.Noni Rozaini,SP.,M.Si dan Pasca Dwi Putra, SE.,M.Si

Kegiatan ini merupakan wujud pemenuhan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang melibatkan masyarakat dimana Perguruan Tinggi memberikan solusi atas permasalahan yang dihadapi masyarakat.

Khusus pada kegiatan ini permasalahan yang dihadapi berupa proses pengemasan pada produksi opak pada anggota koperasi OKB (opak karya bersama) UMKM yang terletak di desa Tuntungan II Kabupaten Deli Serdang, Sumatra Utara.

Judul dari PKM ini ialah "literasi keuangan digital dan pemasaran untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa Tuntungan II Kecamatan Pancur Batu Kabupaten Deli Serdang"

Pelatihan yang diberikan kepada UMKM berupa pelatihan literasi keuangan digital, pemasaran, pembuatan ragam olahan tepung singkong  dan pelatihan penjualan produk melalui e-commerce.

Dalam hal ini ketua pelaksana kegiatan, pak Hasyim menyatakan bahwa "Pelatihan dan pengembangan alat ini sekaligus diharapkan dapat meningkatkan mutu serta daya beli masyarakat serta dapat bersaing di era revolusi industri 4.0. Di era figital ini menuntit  UMKM cepat tanggap dalam merespon peribahan dengan  menerapkan yang sesuai dengan kemajuan teknologi "

Dengan adanya perubahan sistem pengemasan konvensional menjadi modern dengan bantuan alat khusus sehingga lebih praktis dan higienis serta dapat meminimalisir waktu pengemasan diharapkan produk tepung singkong yang diperoleh akan lebih baik dan mencapai standar. Diharapkan bantuan ini menjadi Langkah awal UKMK dalam mengembangkan usahanya dan menjadi pelopor bagi masyarakat serupa sehingga perekonomian masyarakat sekitar lebih meningkat. kata Hasyim, ditempat Produksi opak (23/8/2021).

“Pengembangan produksi ini menjawab tantangan bagi UMKM di daerah yang dituntut memiliki daya saing tinggi dan menarik bagi pasar lokal. Apalagi di era Revolusi Industri 4.0 kita berharap UMKM-UMKM seperti ini dapat cepat tanggap dalam menerapkan teknologi di produksi mereka karena teknologi baru akan terus berkembang,” ujar Noni rozaini dosen Prodi Pendidikan Ekonomi yang ikut serta dalam pelaksanaan PKM.

Di samping itu Dosen Prodi Pendidikan Ekonomi lainnya, pak Pasca Dwiputra menyampaikan cara menjualkan produk dengan e-commerce sehingga UMKM dapat melakukan ekspansi bisnis. “Dengan adanya beragam e-commerce, membuka kesempatan bagi UMKM untuk mendapatkan tambahan omset yang lebih besar dan dengan digitalisasi keuangan akan mempermudah dalam transaksi,”

Di akhir kegiatan, para pemilik UMKM Opak  menyampaikan terima kasih kepada tim PKM dan LPPM Unimed yang telah memberikan bantuan dan pelatihan kepada karyawannya dan masyarakat setempat dalam penerapan mesin pengemas dan pengolahan tepung singkong.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved