Breaking News:

4 Alasan Mengapa Ada Tes Psikologi dalam Permohonan Pengurusan Surat Izin Mengemudi (SIM)

Bagi Anda yang mengurus SIM atau Surat Izin Mengemudi perlu bersiap-siap menghadapi tes psikologi. Tes ini dapat membuat peserta gagal. 

TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Warga memperlihatkan surat izin mengemudi (SIM) dengan sistem online miliknya di Satlantas Polresta Medan, beberapa waktu lalu. Kepolisian Negara Republik Indonesia mulai memberlakukan sistem online, guna memudahkan masyarakat memperoleh SIM dan menghindari kemungkinan seseorang mempunyai lebih dari satu SIM. TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR 

TRIBUN-MEDAN.com - Bagi Anda yang mengurus kartu SIM atau Surat Izin Mengemudi perlu bersiap-siap menghadapi tes psikologi. Tes ini dapat membuat peserta gagal. 

Tes psikologi ini sudah berlaku sejak 2018. 

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menetapkan tes psikologi sebagai salah satu syarat permohonan Surat Izin Mengemudi (SIM) baru dan perpanjangan SIM di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Tes tersebut dilakukan menggunakan sistem komputer. Pemohon baru akan diberikan 24 pertanyaan, sementara untuk pemohon perpanjang SIM akan diberikan 18 pertanyaan.

Pemohon akan diberikan waktu 30 detik untuk menjawab masing-masing soal. Jadi maksimal 15 menit pemohon sudah dapat membawa surat hasil tes psikologi untuk melanjutkan tahap permohonan SIM selanjutnya.

Sebelumnya tes psikologi ini hanya diwajibkan untuk pemohon SIM umum atau pengendara angkutan umum berpelat kuning.

Lantas, mengapa pemohon SIM biasa juga harus mengikuti tes psikologi?

Setidaknya ada empat alasan yang mendasari tujuan dari tes psikologi tersebut.

Suasana doa bersama dalam Gerakan Hening Cipta Indonesia di Satlantas Polres Salatiga
Lihat Foto: Suasana doa bersama dalam Gerakan Hening Cipta Indonesia di Satlantas Polres Salatiga(KOMPAS.com/DIAN ADE PERMANA)
 

1. Amanat UU LLAJ

Penerapan tes psikologi bagi penerbitan SIM merupakan amanah Pasal 81 ayat (4) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ) dan sebagaimana yang dituangkan dalam Pasal 36 Peraturan Kapolri Nomor 9 tahun 2012 tentang Surat Izin Mengemudi.

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved