Breaking News:

News Video

Mantan Petinju Nasional Deliserdang Ditemukan Tewas Tak Wajar, Polisi Belum Beri Hasil autopsi

Bahkan, pihak keluarga juga sudah mengeluarkan biaya sekitar Rp 5 Juta untuk dilakukan autopsi. Ia juga mengatakan autopsi itu dilakukan secara

Mantan Petinju Nasional Deliserdang Ditemukan Tewas Tak Wajar, Polisi Belum Beri Hasil autopsi

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Kasus kematian mantan petinju nasional, Harianto Sitohang yang berasal dari Kabupaten Deliserdang menemui kejanggalan.

Diketahui, Harianto ditemukan tewas dengan kondisi terlungkup di sebuah areal persawahan yang terletak di Desa Ramunia 1 Kecamatan Pantai Labu Kabupaten Deliserdang pada Sabtu (5/6/2021) yang lalu.

Ayah korban, Piatur Sitohang mengatakan jasad korban sudah dilakukan autopsi.

Akan tetapi, mirisnya sampai saat ini pihak keluarga belum juga mendapatkan hasil autopsi yang sudah berlangsung selama 6 bulan itu.

"Hasil autopsinya belum kita dapat selama ini," ujarnya kepada Tribun Medan saat dijumpai di Polda Sumut, Senin (29/11/2021).

Bahkan, pihak keluarga juga sudah mengeluarkan biaya sekitar Rp 5 Juta untuk dilakukan autopsi. Ia juga mengatakan autopsi itu dilakukan secara mandiri atau berdasarkan permintaan keluarga.

"Sudah kita bayar Rp 5 juta. Namun hasilnya tidak ada," katanya.

Adapun lokasi autopsi tersebut dilakukan di Rumah Sakit Umum Deliserdang, dan dilakukan oleh dokter forensik yang didatangkan langsung dari Rumah Sakit Bhayangkara Medan.

Paitur kemudian bersama kuasa hukumnya melaporkan Penyidik Polresta Deliserdang berserta Polsek Pantai Labu ke Propam Polda Sumut, terkait adanya dugaan penutupan hasil autopsi yang sudah dilakukan pada Hari Minggu (6/6/2021).

"Hasil autopsi tersebut sampai sekarang tidak membuahkan hasil, bagi Polsek dan Polresta Deliserdang selama ini. Sehingga kami datang ke Propam Polda ini untuk menyampaikan apa yang kami keluhkan selama ini," katanya.

Ia berharap, agar Polda Sumut dapat mengungkap kematian anaknya tersebut.

"Kami berharap agar mendapat titik terang. Kemana lagi kami harus mengadu," tandasnya.

(Cr7/Tribun-Medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved