Breaking News:

Pemerintah Tetapkan BMTP Pakaian Impor, Besaran Tarif Rp 19.260 hingga Rp 63 Ribu Per Piece

Disampaikan Humas Bea Cukai Kualanamu Rahmat P, agar masyarakat mengerti dan memahami aturan terkait BMTP tersebut.

Penulis: Angel aginta sembiring | Editor: Eti Wahyuni
Tribun Medan/HO
Petugas bea cukai sata melakukan pemeriksaan terhadap produk pakaian impor. Pemerintah telah menetapkan Pengenaan Bea Masuk Tindakan Pengamanan (BMTP) atas impor produk pakaian dan aksesori pakaian jadi. 

TRIBUN–MEDAN.com, MEDAN - Pemerintah melalui Kementerian Keuangan mengeluarkan aturan pengenaan Bea Masuk Tindakan Pengamanan (BMTP) atas impor produk pakaian dan aksesori pakaian. Aturan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) nomor 142/PMK.010/2021 yang berlaku selama tiga tahun.

Oleh karena itu, bagi masyarakat yang gemar membeli pakaian jadi dan aksesori pakaian impor perlu mengetahui kisaran besaran BMTP. Terhadap 134 pos tarif produk pakaian dan aksesori pakaian dikenakan biaya antara Rp 19.260 hingga Rp 63.000 per piece untuk tahun pertama dan berangsur menurun pada tahun kedua dan ketiga.

Jenis produk yang dikenakan terdiri dari segmen atasan kasual, atasan formal, bawahan, setelan, ensemble, gaun, outerwear, pakaian dan aksesori pakaian bayi, headwear, dan neckwear.

Baca juga: Importasi Barang Pindahan Bebas Bea Masuk

Disampaikan Humas Bea Cukai Kualanamu Rahmat P, agar masyarakat mengerti dan memahami aturan terkait BMTP tersebut.

"Sehingga hal itu menjadikan diri lebih bijak dalam membeli pakaian jadi atau aksesori pakaian jadi impor dan mari kita sama-sama memajukan dan mencintai produk dalam negeri, " ujarnya, Senin (29/11).

Ada pun dasar penetapan kebijakan pengenaan BMTP atas produk pakaian dan aksesori pakaian yang mulai berlaku dari tanggal 12 November 2021 berasal dari hasil laporan akhir penyelidikan Komite Pengamanan Perdagangan Indonesia.

Hasil laporan tersebut membuktikan adanya ancaman kerugian serius yang dialami industri dalam negeri disebabkan oleh lonjakan jumlah impor produk pakaian dan aksesori pakaian.

Ia juga menyampaikan BMTP merupakan pungutan negara yang dapat dikenakan terhadap barang impor dalam hal terjadi lonjakan impor baik secara absolut maupun relatif terhadap barang produksi dalam negeri yang sejenis atau barang yang secara langsung bersaing.

Dari lonjakan impor tersebut, menyebabkan atau mengancam terjadinya kerugian serius terhadap industri dalam negeri.

Pengenaan BMTP tersebut merupakan tambahan bea masuk umum atau tambahan bea masuk preferensi berdasarkan perjanjian perdagangan barang internasional yang berlaku.

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved