Pemuda Pancasila Datangi DPRD Simalungun, Tuntut Junimart Girsang Minta Maaf

Pemuda Pancasila Kabupaten Simalungun menuntut anggota DPR RI Junimart Girsang meminta maaf, Senin (29/11/2021) siang.

Penulis: Alija Magribi | Editor: Liston Damanik
TRIBUN MEDAN/ALIJA MAGRIBI
Pemuda Pancasila Kabupaten Simalungun meminta Junimart Girsang menyampaikan permohonan maaf. 

TRIBUN-MEDAN.com, SIMALUNGUN - Pemuda Pancasila Kabupaten Simalungun menuntut anggota DPR RI Junimart Girsang meminta maaf, Senin (29/11/2021) siang.

Dalam orasinya, Sekretaris PP Simalungun Sabar Sirait mendesak dengan tegas agar fraksi PDIP DPRD Simalungun mau menyampaikan pernyataan sikap PP Simalungun.

"Kami meminta agar pernyataan sikap kami (PP) Simalungun mau disampaikan oleh fraksi dan PDIP Simalungun kepada Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri," tegas Sabar.

Dirinya juga menegaskan bahwa Junimart harus membuat pernyataan maaf dan menemui ketua Majelis Pimpinan Nasional (MPN) Japto Soerjosoemarno.

Junimart dianggap telah menimbulkan kegaduhan di negara ini dengan meminta kepada pemerintah untuk tidak memperpanjang izin Ormas PP.

Baca juga: Ancaman Pemuda Pancasila jika Junimart Girsang tak Mau Minta Maaf

"Dia (Junimart) harus menemui Ketum PP di Sekretariat dan membuat pernyataan meminta maaf kepada PP," bilang Sabar.

Bukan hanya itu, Sabar juga meminta agar PDIP memberikan sansi tegas pada Junimart.

"Selain meminta maaf, kami juga meminta agar PDIP memberikan sansi kepada Junimart karena telah menimbulkan kegaduhan di negeri ini," ucap Sabar.

Aksi ribuan kader PP Simalungun tersebut diterima langsung oleh Timbul Jaya Sibarani ketua DPRD Simalungun didampingi Samrin Girsang ketua PDIP Kabupaten Simalungun.

"Kami sangt menghargai aspirasi dari kawan semua dan kami juga tau bahwa yang hadir saat ini belum seluruhnya dari jumlah PP Simalungun, terimakasih telah berjalan dengan damai tanpa kegaduhan," papar Timbul.

Samrin Girsang selaku ketua PDIP Simalungun berjanji akan menyampaikan pernyataan sikap PP Simalungun kepada Ketua Umum Megawati.

"Kami akan sampaikan itu ke ketum namun tolong dipisahkan bahwa saat Junimart mengatakan kalimat tersebut, itu secara pribadi karena Partai tidak pernah memberikan izin atau perintah untuk mengatakan hal itu, cecar Samrin di hadapan ribuan kader PP.

Aksi yang berjalan kondusif tersebut juga dijaga ketat dari pihak Polres Simalangun dan TNI serta satuan polisi Pamong Praja kabupaten Simalungun. (alj/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved