Breaking News:

News Video

Tangani Banjir, Bobby Nasution akan Gandeng BUMN Bangun Rusunami untuk Warga Bantaran Sungai

Rusunami nantinya digunakan untuk merelokasi rumah warga yang terletak di bantaran sungai yang melintas di Kota Medan.

Penulis: Rechtin Hani Ritonga | Editor: Ade Saputra

Tangani Banjir, Bobby Nasution akan Gandeng BUMN Bangun Rusunami untuk Warga Bantaran Sungai

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Wali Kota Medan, Bobby Nasution berencana membangun Rumah Susun Sederhana Milik (Rusunami) untuk melakukan normalisasi sungai dalam rangka penanganan banjir di Kota Medan.

Rusunami nantinya digunakan untuk merelokasi rumah warga yang terletak di bantaran sungai yang melintas di Kota Medan.

"Kemarin inikan sudah kita tetapkan baik dengan pemerintah Kota Medan, provinsi, dan pemerintah pusat ini harus sinkron. Masalah nanti relokasi akan kita lihat berapa banyak yang harus direlokasi," ujar Bobby Nasution, Senin (29/11/2021).

Bobby menuturkan, relokasi bagi warga bantaran sungai akan dimulai dari Sungai Bendera. Menurutnya, saat ini pihaknya masih melakukan tahap penetapan lokasi mana saja yang akan direlokasi.

"Kalau untuk tahap awal ini yang di Sungai Bedera, kita akan melakukan penetapan lokasinya dulu setelah itu kita appraisal, mana rumah-rumahnya masyarakat yang harus direlokasi," ucapnya.

Bobby menuturkan, untuk normalisasi sungai, pihaknya memfokuskan pada tiga Sungai yang melintasi Kota Medan yakni Sungai Deli, Sungai Bedera dan Sungai Babura.

Ia pun mengatakan selain relokasi, pihaknya juga akan melakukan pengerukan sedimentasi yang terjadi di anak sungai.

"Ada tiga sungai yang kita fokuskan, Bedera, Babura dan Deli. Karena sudah banyak kerusakan, dan anak-anak sungai ini yang perlu kita kurangi sedimennya. Jadi tidak semuanya harus direlokasi ada yang hanya pengerukan sedimen, ada yang dinormalisasi, ada yang direlokasi," tuturnya.

Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) ini mengatakan terkait dana relokasi dan pembangunan Rusunami nantinya, pihaknya akan bekerjasama dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) baik untuk warga bantaran sungai, maupun warga di pinggir rel kereta api.

"Dananya untuk relokasi ini bukan hanya yang pinggiran sungai, soalnya kita bicara relokasi ini harus semuanya. Sekarang ada projeknya itu yang di pinggir rel misalnya ini masyarakat banyak juga, walaupun secara legalitas masyarakat tidak punya surat-surat,"

"Namun tetap kita fasilitasi nanti ini juga kerjasama antara Pemerintah Kota Medan dengan BUMN untuk kita bangunkan Rumah Susun atau Rusunami," pungkasnya.

(cr14/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved