Breaking News:

AMA Chapter Medan Gelar Economy Outlook 2022, Bantu Perusahaan Lihat Peluang dan Tantangan Ekonomi

Para pelaku bisnis ataupun perusahaan kini sudah mulai memantau proyeksi pergerakan ekonomi tahun 2022 mendatang.

Penulis: Kartika Sari | Editor: Royandi Hutasoit
HO / Tribun Medan
Deputi Direktur Kantor Perwakilan BI Sumut Warsono didampingin moderator Sian Yet saat memaparkan pertumbuhan ekonomi di Sumut dalam acara Economy Outlook 2022 yang diselenggarakan oleh AMA Chapter Medan di Office Tower Podomoro city Deli Medan, Selasa (30/11/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Memasuki penghujung tahun 2021, para pelaku bisnis ataupun perusahaan kini sudah mulai memantau proyeksi pergerakan ekonomi tahun 2022 mendatang.

Melihat hal ini, Asosiasi Manajemen Indonesia (AMA) Chapter Medan menggelar kegiatan Economy Outlook 2022 bertajuk Recovery and Growth Projection di Office Tower Podomoro City Deli Medan, Selasa (30/11/2021).

Sekjen AMA Medan, Fikri Alhaq Fachryana mengungkapkan jika melalui seminar secara hybrid ini ditujukan untuk membantu para petinggi perusahaan melihat rencana dan menyusun strategi usaha di tahun depan.

"Seluruh perusahaan baik pemerintah, pendidikan, ataupun nirlaba saat ini sedang menyusun strategi 2022. Ya tentu AMA sebagai asosiasi manajemen yang tujuannya meningkatkan profesionalisme dalam manajemen ingin membantu para manajer, CEO, pimpinan untuk menyusun strategi dengan membuat seminar ini," ungkap Fikri.

Acara ini juga turut menghadirkan para narasumber ahli, diantaranya Deputi Direktur Kantor Perwakilan BI Sumut Warsono, Direktur Panin Asset Management Rudiyanto, Ketua Umum AREBI dan Member Broker Era Max Lucas Bong yang menyampaikan materi melalui zoom dengan dipandu oleh Moderator dan juga motivator Sian Yet.

"Kita undang para narasumber ini untuk menyampaikan prediksi yang akan terjadi di tahun 2022, peluangnya apa dan tanggalnya apa. Salah satunya kita mengundang perwakilan BI provinsi Sumut untuk menjelaskan bagaimana kondisi ekonomi secara global baik Indonesia dan Sumatera Utara," ujarnya.

Dalam paparan materi ini, Deputi Direktur Kantor Perwakilan BI Sumut Warsono turut memaparkan mengenai kondisi perekonomian pada tahun 2021 yang sudah mulai menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang membaik membaik di penghujung tahun.

Selain itu, Warsono juga memproyeksikan perekonomian akan semakin lebih baik ditunjang dari beberapa faktor diantaranya Produk Domestik Bruto (PDB) Dunia yang meningkat, peningkatan volume perdagangan dunia, dan harga komoditas yang juga meningkat.

"Pertumbuhan ekonomi di tahun 2022 diprediksi akan tumbuh sebesar 4,4 persen, ini menunjukkan pertumbuhan yang positif. Terutama ini didukung dengan kondisi yang mulai membaik, vaksinasi yang sudah mulai membentuk herd immunity," ujar Warsono.

Sementara itu, proyeksi perkembangan ekonomi tahun 2022 juga akan dibahas dari bidang properti oleh Lucas Bong, dimana bisnis properti kini sudah mulai bergeliat kembali.

Dalam pemaparannya, Lucas membahas mengenai perkembangan properti di tahun 2021 dan bagaimana bidang properti akan terus berkembang di tahun mendatang.

Tak hanya, Direktur Panin Asset Management Rudiyanto juga turut turut membahas mengenai aset-aset perbankan dan memaparkan pertumbuhan ekonomi dan outlook ekonomi dari bidang jasa keuangan dan bagaimana produk perbankan.

"Dari seminar ini kita bisa melihat proyeksi ekonomi dari sisi perbankan, pasar ritel dan pasar properti yang sempat turun, bagaimana mereka menghadapi untuk di tahun mendatang. Ini jadi gambaran untuk peluang dan gambaran agar bisa menyusun strategi yang tepat," pungkasnya.

(cr13/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved