Breaking News:

Bupati Deliserdang Kirim Usulan UMK ke Gubernur 2021, Buruh: Pemkab Enggak Punya Hati

Bupati Deliserdang Ashari Tambunan sudah mengusulkan besaran Upah Minimum Kabupaten (UMK) Deliserdang tahun 2022 kepada Gubernur Sumatera Utara.

Penulis: Indra Gunawan | Editor: Liston Damanik
TRIBUN MEDAN/INDRA GUNAWAN
Buruh unjuk rasa di Kantor Bupati Deliserdang Selasa, (30/11/2021). Bupati Deliserdang telah mengusulkan besaran UMK Deliserdang 2022 kepada Gubernur. 

TRIBUN-MEDAN.com, DELISERDANG- Bupati Deliserdang Ashari Tambunan sudah mengusulkan besaran Upah Minimum Kabupaten (UMK) Deliserdang tahun 2022 kepada Gubernur Sumatera Utara.

Besaran UMK yang diusulkan sama dengan besaran UMK tahun 2021, yaitu Rp 3.188.592. 

Besarannya sudah diputuskan dalam rapat pembahasan Dewan Pengupahan Daerah (Depeda) yang digelar Senin, (29/11/2021).

Dalam penentuan besaran upah itu anggota Depeda dari unsur pekerja sama sekali tidak menandatangani berita acara karena melakukan penolakan. Mereka menolak lantaran tidak ada kenaikan sedikit pun. Ketua Depeda Deliserdang, Indrawansyah Putra pun membenarkan kalau besaran upah telah direkomendasikan ke Gubernur. 

"Sudah kami kirim kemarin sore. Sudah ditandatangani Pak Bupati," ujar Indrawansyah Putra, Selasa, (30/11/2021).

Indra membantah kalau disebut rekomendasi besaran upah yang dikirim ke Gubernur terburu-buru. 

Disebut apa yang dilakukan sudah sesuai dengan ketentuan yang ada. 

"Deadline-nya itu hari ini. Bukan deadline dari Pemprov, tapi memang ada aturannya batas waktunya sampai 30 November," kata Indrawansyah.

Indrawansyah yang merupakan Kabid Perselisihan Hubungan Industrial (PHI) Dinas Ketenagakerjaan Deliserdang ini mengatakan penentuan besaran upah sudah disepakati di rapat Depeda. 

Walaupun unsur buruh tidak sependapat namun hal itu sudah sesuai dengan ketentuan yang ada. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved