Breaking News:

Lelang Produk Pertanian Disambut Antusias, Sembilan Komoditas Terjual Rp 291 Juta

Barita mengakui masih ada kekurangan dalam penyelenggaraan lelang terutama pelaksanaan secara virtual melalui zoom.

Penulis: Kartika Sari | Editor: Eti Wahyuni
Tribun Medan/HO
Juru lelang di Pasar Lelang Komoditas Tapanuli Utara, Misbah saat melakukan pelelangan di Hotel Anugerah, Siborong-borong, Senin (29/11/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Untuk membantu para petani memasarkan hasil panennya, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumut telah menggelar Pasar Lelang Komoditas di Tapanuli Utara, Senin (29/11/2021) lalu.

Dalam lelang tersebut, terdapat 20 komoditi yang ditampilkan dan sekitar sembilan komoditas berhasil terjual.

Ada pun sembilan komoditas tersebut, diantaranya jeruk yang dijual Rp 20 ribu per kg mampu terjual sebanyak 2 ton dengan nominal Rp 40 juta, andaliman seharga Rp 223 ribu yang terjual sebanyak 2 kg dengan nominal Rp 446 ribu, pisang seharga Rp 9.500 yang terjual 100 sisir dengan total nominal Rp 950 ribu.

Kemudian ada kulit manis seharga Rp 77 ribu yang terjual sebanyak 30 kg senilai Rp 2.310.000, cabai merah seharga Rp 23 ribu terjual sebanyak 1 ton senilai Rp 24 juta, kopi seharga Rp 70 ribu terjual sebanyak 3 ton senilai Rp 210 juta, kapulaga seharga Rp 163 ribu yang terjual sebanyak 3 kg senilai Rp 489 ribu.

Selanjutnya ada cengkeh seharga Rp 80 ribu yang terjual sebanyak 100 kg senilai Rp 8 juta, dan bawang merah seharga Rp 26 ribu yang terjual sebanyak 200 kg senilai Rp 5,2 juta.

Baca juga: Sosok Ini Tak Terima Faisal Berniat Lelang Barang-barang Peninggalan Bibi Ardiansyah & Vanessa Angel

"Alhamdulillah pasar lelang ini berjalan dengan lancar. Kita tidak menyangka dalam lelang pertama ini menghasilkan nilai transaksi sebanyak Rp 291 juta. Ini kan perdana, memang kita sudah tahu Taput ini sudah pernah melakukan lelang khusus untuk komoditi cabai tapi sifatnya hanya di pasar, belum ada managemen yang baku," ungkap Barita Sihite, Kabid Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Sumut kepada Tribun Medan, Selasa (30/11/2021).

Dijelaskan Barita, pasar lelang ini mengusung konsep teknologi dengan berkoordinasi dengan pasar dan pembeli secara hybrid melalui offline di Hotel Anugerah Tapanuli Utara dan melalui zoom yang diikuti oleh para calon pembeli Perwakilan dari supermarket dan pasar modern lainnya.

Selain itu, Disperindag Sumut juga bekerja sama dengan pemerintah setempat diantaranya Disperindag Taput, Dinas Pertanian Taput, PD Pasar, UPT Pertanian yang membawa kelompok tani untuk memamerkan produknya di lelang tersebut.

Lelang Pasar Komoditi Disperindag Sumut nantinya akan diselenggarakan di dua titik lainnya yakni di Kabupaten Karo pada 2 Desember 2021 dan Kabupaten Dairi pada 6 Desember 2021 mendatang.

"Lelang ini nantinya akan dilakukan di tiga titik, ada juga petani dari Batubara yang bekerja sama dengan Disperindag dan dari Palas yang menitipkan komoditi untuk dilelang," tuturnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved