News Video
Medan Kotanya Preman, Kali ini Driver Ojol Dipukul Hingga Dipalak Pria Hingga Terjungkal di Lapmer
Sejumlah penjahat kerap meneror masyarakat, terlebih-lebih terhadap pengemudi ojek online (ojol).
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Seorang driver ojek online viral dipukul dan dipalak preman ngaku tukang parkir di sekitar Lapangan Merdeka (Lapmer), Kota Medan, Sumatera Utara pada Selasa (30/11/2021) malam.
Hal ini membuat Kota Medan kian hari makin tidak aman saja.
Sejumlah penjahat kerap meneror masyarakat, terlebih-lebih terhadap pengemudi ojek online (ojol).
Teranyar, ada sejumlah kasus menonjol yang menimpa driver ojek online.
Pertama kasus tewasnya driver ojol bernama Zainal Abidin Silitonga di Jalan Gagak Hitam/Ringroad beberapa waktu lalu.
Kasusnya sampai sekarang tak terungkap.
Kedua kasus pemalakan driver ojol di seputar Lapangan Merdeka, yang katanya pelaku sudah diamankan namun disembunyikan identitasnya oleh polisi.
Ketiga kasus tewasnya driver ojol bernama M Idris, yang jasadnya dibuang di Jalan Speksi Kanal, Kelurahan Titi kuning, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, Rabu (1/12/2021) dinihari.
Amatan Tribun Medan dari video yang diterima berdurasi 16 detik terlihat seorang pemuda memarahi driver Ojol dengan kata yang tidak pantas.
Cara bicara lelaki tersebut pun persis selayaknya preman yang sedang mengancam.
Tampak pria driver Ojol, dengan menggunakan kaca mata, terpaku atas bentakan lelaki tersebut.
Tak lama, preman tersebut mendorong leher driver ojol yang sedang menduduki sepeda motor. Tubuh driver Ojol itu sampai miring dan untung tak jatuh ke sebelah kanan tepatnya di bahu jalan.
"Degil kali kau. Kau tahu siapa aku?" ucap preman sembari mengacungkan telunjuk ke dadanya seolah pongah terhadap dirinya sendiri.
Mendengar informasi tersebut, organisasi Gabungan Ojol Daerah Medan Sekitar (GODAMS) turut bergerak ke lokasi untuk meringkus pelaku.
Ketua Umum GODAMS, Agam Zubir mengatakan korban bernama Muhammad Jupri sementara pelaku sering dipanggil dengan sebutan Leo.
"Informasi terkait kejadian kami dapatkan sekitar pukul 20.00 WIB. Ada upaya perbuatan tidak menyenangkan karena meminta buang kepada rekan driver," ujarnya kepada Tribun Medan, Rabu (1/12/2031).
Dikatakan, awalnya korban sedang singgah sebentar istirahat di lokasi kejadian. Tetapi, upaya atau tindak tanduk pelaku memaksa korban dengan meminta uang parkir.
Walhasil pihaknya marah atas kejadian itu dan atas na solidaritas bergerak ke lokasi dan menyisir wilayah lapangan merdeka untuk mendapatkan pelaku.
"Kami juga dapat info dari korban bahwa pelaku bau alkohol. Selain itu rupanya pelaku ini audah kerap kali melakukan pungli di wilayah itu misalnya ke penjual buku di lapangan merdeka," bebernya.
Saat pencarian pelaku, rupanya pihaknya mendapat kabar bahwa Polsek Medan Barat telah mengamankan pelaku.
"Kami pun beranjak ke Polsek Medan Barat. Pihak kepolisian menganjurkan korban untuk visum. Lalu, saya membawa korban ke RS Imelda. Tapi korban berubah pikiran karena tak merasa ada luka hanya trauma akibat dorongan dari pelaku," ujar Riza selaku driver Ojol yang turut menolong korban.
"Terakhir, korban mau menyelesaikannya secara kekeluargaan saja agar tidak melakukan perbuatan yang serupa ke depannya," ujarnya.
Sebelumnya diberitakan, Polsek Medan Barat telah meringkus preman yang diduga malakin driver Ojol dengan modus minta uang parkir di sekitar Lapangan Merdeka, Kota Medan, pada Selasa (31/11/2021).
"Tidak lama setelah informasi diterima, Tim Resmob Polsek Medan Barat melakukan pencarian terhadap pelaku dan berhasil mengamankan pelaku di sekitar Lapangan merdeka tanpa perlawanan," kata Kapolsek Medan Barat, Kompol Ruzi Gusman kepada Tribun Medan, Rabu (1/12/2021).
Ada pun dikatakannya pihak korban telah membuat laporan ke polsek Medan Barat, dan terhadap pelaku akan dilakukan pemeriksaan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Sebelumnya, seorang driver Ojol viral saat dipalak tukang parkir di sekitar Lapangan Merdeka, Kota Medan, Sumatera Utara.
Wan selaku saksi yang melihat kejadian tersebut mengatakan kejadian berlangsung sekitar pukul 20.00 WIB.
"Iya tadi ada driver Ojol yang dipalak preman untuk uang parkir," katanya kepada Tribun Medan.
Ada pun dikatakannya preman itu gak sempat mau dipaksa. Hanya saja ada sekumpulan driver yang akhirnya datang ke lokasi.
Beruntung saat itu preman tersebut telah diamankan polisi sehingga tak diamuk massa.
(cr8/tribun-medan.com)