Breaking News:

KEMUNCULAN Varian Virus Covid 19 Omicron, Ini Statemen Resmi Dinas Kesehatan Medan

ia juga meminta agar warga Kota Medan yang hendak pulang, untuk tetap mematuhi persyaratan perjalanan yang telah diatur oleh Kemenkes.

Penulis: Anisa Rahmadani | Editor: Randy P.F Hutagaol
Ist
Varian baru Omicron. 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN - Beredar kabar adanya varian baru virus COVID-19 bernama Omicron, Kamis (2/12/2021).

Menanggapi hal itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan, Mardohar Tambunan memastikan virus COVID-19 Varian baru tersebut tidak ada di Kota Medan.

Menurut Mardohar, sejauh ini varian COVID-19 di Kota Medan hanyalah varian Delta.

"Itu juga pasien Virus COVID-19 varian Delta sudah sembuh sejak beberapa bulan lalu dan alhamdulillah sejauh ini tidak ada lagi,"ucapnya.

Dikatakan Mardohar untuk pencegahan penyebaran varian baru virus COVID-19 masuk ke Kota Medan, pemerintah memberlakukan kebijakan pembatasan mobilitas masyarakat.

"Artinya jangan dulu bepergian ke luar kota ataupun ke luar negeri apalagi menjelang Natal dan Tahun Baru," terangnya.

Selain itu, ia juga meminta agar warga Kota Medan yang hendak pulang, untuk tetap mematuhi persyaratan perjalanan yang telah diatur oleh Kemenkes.

"Walaupun perginya hanya sebentar dan masih di wilayah Indonesia, kami minta masyarakat kota medan yang hendak pulang kampung untuk tetap ikuti karantina tes swab ataupun tes PCR tanpa disuruh lagi,"paparnya.

Namun dikatakan Mardohar sejauh ini Virus COVID-19 di kota Medan terus mengalami penurunan pasien terkonfirmasi positif COVID.

"Artinya masih dikatakan cukup aman dan terkendali, karena beberapa Rumah Sakit yang dirujuk sebagai RS COVID sudah beberapa mengalami kekosongan BOR pasien COVID," tuturnya.

Kendati terus mengalami penurunan angka pasien terkonfirmasi positif COVID-19, Mardohar menyatakan bahwa pihaknya tetap waspada.

"Kami tetap waspada dan siap siaga dalam penanganan virus COVID-19 apalagi disaat ada kabar varian baru ini belum lagi timingnya menjelang hari libur seperti ini,"jelasnya.

Untuk itu ia berharap agar pelaksanaan natal dan tahun baru nantinya tidak mengalami kelonjakan pasien COVID-19.

"Mudah-mudahan menjelang Nataru tidak ada penambahan cluster kasus baru virus COVID-19,"ucapnya.

(cr5/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved