Kripto

Pasar Kripto Semakin Perkasa, Facebook Terima Iklan Kripto dan Twitter Sebut Bitcoin Masa Depan

Kabar terbaru pasar kripto. Facebook secara mendadak memberikan izin kripto untuk beriklan di media sosial milik Mark Zuckerberg. 

Pixabay
Pasar Kripto Semakin Perkasa, Facebook Buka Terima Ikla 

TRIBUN-MEDAN.com - Kabar terbaru pasar kripto. Facebook memberikan izin kripto untuk beriklan di media sosial milik Mark Zuckerberg. 

Keputusan ini telah diambil Facebook dengan berbagai pertimbangan. 

Jelas, pengumuman ini mengubah aturan lama yang mencegah sebagian besar perusahaan cryptocurrency beriklan di platformnya.

Langkah ini dilakukan setelah perusahaan mencoba dan gagal meluncurkan cryptocurrency yang bisa digunakan untuk mengirim uang secara online.

Kepala pengembangan uang digital Facebook, David Marcus juga mengumumkan akan meninggalkan perusahaan pada akhir tahun.

Sebelumnya, perusahaan mengatakan pengiklan dalam mengajukan aplikasi dan memasukkan informasi termasuk lisensi apapun yang diperoleh.

Selain itu apakah mereka diperdagangkan di bursa saham publik atau latar belakang publik lain yang relevan dengan bisnis.

Sementara itu, untuk saat ini lisensi akan diperluas lagi. Dari 3, akan menjadi 27 lisensi.

"Kami melakukan ini karena lanskap cryptocurrency terus matang dan stabil dalam beberapa tahun terakhir, dan melihat lebih banyak peraturan pemerintah yang menetapkan lebih jelas untuk industri mereka," kata Facebook, dikutip dari CNBC Internasional, Kamis (2/12/2021).

Facebook melarang iklan kripto pada Januari 2018. Lalu mengubahnya dan sedikit melonggarkan aturan ini pada Mei 2019.

Ilustrasi aneka uang kripto (cryptocurrency).
Ilustrasi aneka uang kripto (cryptocurrency). (nytimes.com)

Larangan itu mencegah startup cryptocurrency dan blockchain mempromosikan proyek pekerjaannya serta menjangkau pelanggan potensial dari pengguna Facebook dan Instagram.

Dengan kebijakan baru itu akan berdampak pada perusahaan.

Hal ini diungkap mantan pegawai di tim usaha kecil Facebook, Henry Love.

Menurutnya akan lebih banyak investor ritel yang bisa mengakses cryptocurrency daripada sebelumnya.

"Dengan lebih banyak keterbukaan dan transparansi untuk apa yang bisa dilakukan perusahaan kripto, kita akan melihat lebih banyak adopsi untuk industri cryptocurrency dan metaverse daripada sebelumnya," kata dia.

"Ini akan mengubah permainan untuk mengadopsi secara massal".

Trader Bisa Coba Rumus Fibonnaci untuk Baca Pasar Kripto dan Manfaatnya dalam Investasi

Mengenal 3 Aset Kripto Made In Indoenesia Sudah Diakui Resmi Bappebti

Bitcoin Masa Depan Twitter

Sebelumnya, CEO Twitter Jack Dorsey sempat berbicara soal masa depan platformnya.

Pada masa depan, ia menilai Bitcoin jadi bagian besar di perusahaan itu.

Jack Dorsey memang sejak lama diketahui sebagai pendukung setia Bitcoin.

Namun baru kali ini dia mengutarakan ide penggunaan mata uang kripto itu untuk Twitter.

Pria 44 tahun itu mengatakan melihat peluang cryptocurrency bisa terintegrasi dalam produk dan layanan Twitter.

Termasuk diantaranya Commerce, Subscription dan produk baru seperti Tip Jar dan Super Follows, seperti dikutip dari Tech Crunch, Jumat (23/7/2021).

Bitcoin juga disebut sebagai salah satu dari tiga tren Twitter di masa depan bersama dengan AI dan desentralisasi.

Jack Dorsey mengatakan pada investor saat laporan kinerja kuartal kuartal II-2021, Bitcoin bisa membantu perusahaan bergerak lebih cepat dalam ekspansi produknya.

"Jika internet punya mata uang asli, mata uang global kami dapat bergerak lebih cepat dengan produk seperti Super Follows, Commerce, Subscription, Tip Jar dan menjangkau setiap orang di planet ini karena itu. Daripada melakukan pendekatan market-to-market," ungkapnya.

Dia menegaskan Bitcoin jadi bagian besar dari masa depan kami.

Menurut Jack Dorsey ada banyak inovasi di atas mata uang terutama mengenai desentralisasi media sosial dan insentif ekonomi.

Dengan begitu, dia mengajak untuk bisa berinvestasi secara agresif di Bitcoin.

"Jadi saya pikir sangat penting bagi Twitter dan pemegang saham Twitter bahwa kami terus melihat ruang dan berinvestasi secara agresif di dalamya," kata Jack Dorsey.

Menurutnya bukan hanya Twitter yang memiliki strategi untuk uang kripto.

Raksasa media sosial lain, Facebook juga memiliki mata uang digital, Diem.

"Ada kebutuhan yang jelas dan penghargaan untuk itu. Dan saya pikir standard terbuka yang asli dari internet adalah cara yang tepat, itulah sebabnya fokus saya dan fokus kami pada akhirnya pada Bitcoin," ungkapnya.

Perusahaan lain milik Jack Dorsey, Square sudah lebih dulu berinvestasi untuk cryptocurrency. Square diketahui mengakuisisi saham mayoritas di layanan musik Tidal Jay-Z.

Tujuan akuisisi itu adalah bagaimana teknologi Blockchain dan cryptocurrency bisa mengubah bisnis musik.

Film Animasi South Park Munculkan Prediksi Bitcoin Bakal Jadi Alat Pembayaran Masa Depan

Sejumlah Harga Uang Kripto Menlonjak Desember 2021, Bitcoin Perlahan Naik, Shiba Inu Naik Signifikan

(*/tribun-medan.com)

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari tribun-medan.com. Mari bergabung di Channel Telegram "Tribun Medan Update", caranya klik link https://t.me/tribunmedanupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved