Petani Dibegal dan Dibacok saat Akan Jual Hasil Panen, Pelakunya Masih Berkeliaran

Polsek Percut Seituan saat ini sudah menerima laporan kasus pembegalan dan pembacokan yang dialami seorang petani

Penulis: Fredy Santoso | Editor: Array A Argus
HO
Suriyono, petani yang kena begal 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN- Suriyono, seorang petani dibegal dan dibacok saat akan menjual hasil panennya pada Rabu (1/12/2021) dinihari kemarin.

Korban dibegal di Jalan Irian Barat, persisnya di bawah tol Desa Sampali, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang.

Sampai saat ini, pelakunya masih bergentayangan dan belum ditangkap. 

Kapolsek Percut Seituan, Kompol Agus Setiawan mengatakan pihaknya masih memburu pelaku.

Baca juga: Petani Tua Jadi Korban Begal di Desa Sampali, Sepeda Motor Raib dan Lengan Kanan di Tusuk Obeng

Polisi tengah mengumpulkan rekaman CCTV yang ada di lokasi, dan memeriksa sejumlah saksi.

"Kami masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi di TKP sekaligus rekaman CCTV yang mengarah ke jalan," kata Kapolsek Percut Seituan, Kompol Agus Setiawan, Kamis (2/12/2021).

Dari rekaman CCTV milik warga yang diperiksa polisi, tak membuahkan hasil apapun.

Namun demikian, pihaknya masih terus menyusuri dan mencari petunjuk lain guna mengungkap kasus begal motor ini.

"Karena memang CCTV belum ada yang nampak ke arah jalan langsung," ucapnya.

Baca juga: Istri Sopir Taksi Online Menangis Histeris Melihat Jenazah Sang Suami Meninggal Usai Dibegal

Sebelumnya, seorang petani menjadi korban begal saat mau menjual hasil panennya ke pasar Pasar Raya Medan Metropolitan Trade Centre (MMTC) Kecamatan Percut Seituan. 

Saat melintasi Jalan Irian Barat, Suriyono yang seorang diri tiba-tiba didatangi oleh enam orang mengendarai tiga sepeda motor dan menyuruhnya berhenti.

Setelah berhenti, salah seorang dari pelaku menyuruhnya untuk turun dari sepeda motor dan langsung menendangnya.

Tak hanya itu, para pelaku yang sudah menyiapkan senjata tajam seperti obeng dan samurai kemudian menyerang Suriono hingga terjatuh.

Akibatnya ia mengalami luka dan sempat dirawat di klinik.

"Tangan lengan kanan saya dicucuk pakai obeng. Baru samurainya ditebas, tapi saya tahan. Makanya jari kelingking saya kena," terangnya.(cr25/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved