Kecanduan Main Game Slot, Karyawan Hotel Bongkar Kamar Majikan Curi Emas

Seorang pria yang bekerja sebagai karyawan hotel diamankan polisi karena nekat curi perhiasan majikan lantaran kecanduan main game slot

HO
Polisi ungkap kasus pencurian emas di sebuah hotel, Jumat (3/12/2021). 

TRIBUN-MEDAN.COM, TAPUT- Roni W Simanjuntak (23) mulai kecanduan main gam slot.

Karena kerap kalah berjudi, warga Hutagugur Desa Onan Rungu, Kecamatan Sipahutar, Kabupaten Tapanuli Utara ini kemudian nekat melakukan aksi kejahatan.

Lelaki yang merupakan karyawan hotel bongkar kamar majikan dan curi emas.

"Aksi pencurian ini diketahui oleh korban saat pulang ke rumahnya. Saat itu keadaan rumah sudah kacau balau," kata Kasat Reskrim Polres Taput, AKP Kristo Tamba, Jumat (3/12/2021).

Baca juga: Kabar Terbaru Oknum Polisi Maling Motor Pengguna Narkoba yang Lari dari Tugas

Adapun barang yang hilang berupa emas bernilai puluhan juta.

Menurut pelaku, dia masuk ke kamar korban dengan cara memutar kaca nako kamar dan memutar kunci pintu. 

"Setelah terbuka, lalu tersangka kembali ke depan kamar dan masuk ke dalam kamar," sambung Kristo Tamba.

Setelah berhasil masuk ke dalam kamar korban, pelaku tak cuma menggasak emas, tapi juga buku tabungan BRI.

"Usai beraksi, tersangka kembali bekerja di hotel seperti biasa. Namun pada Minggu malam kejadian, tersangka permisi dari pemilik hotel dan berangkat ke Kota Medan, dengan alasan keperluan keluarga. Namun dalam pengakuannya ternyata tujuannya untuk menjual barang curiannya," jelas Kristo.

Baca juga: Kabar Terbaru Oknum Polisi Maling Motor Pengguna Narkoba yang Lari dari Tugas

Setelah tiba di Kota Medan, tersangka menjual perhiasan emas tersebut kepada penjual emas jalanan di sekitar Pasar Pringgan seharga Rp 24,5 juta.

"Uang tersebut dipergunakan tersangka untuk bermain judi online dan game Scatter. Kita juga sudah mengamankan tersangka OS dan sudah ditahan sebagai penadah," ungkapnya.

Atas perbuatannya pelaku dijerat Pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Sementara tersangka OS dikenakan melanggar Pasal 480 KUHP dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.(mft/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved