News Video
Manajer Tab United Ucapkan Terimakasih Kepada Medan Utama dan Saktiawan yang Bersikap Elegan
Manajer Tanjungbalai United, Zulham Efendi kepada wartawan menyampaikan, sebelumnya ada upaya hukum dilaporkan Reza Sirait.
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Manajer Tanjungbalai United, Zulham Efendi kepada wartawan menyampaikan, sebelumnya ada upaya hukum dilaporkan Reza Sirait atas tindakan Saktiawan Sinaga, agar masalah serupa tidak terulang kembali di ranah sepakbola Sumut. Zulham mengatakan, korban merupakan bagian dari tim Tanjungbalai United sebagai kru transportasi.
"Sebenarnya peristiwa ini terjadi di luar lapangan. Kami sebagai tim hanya mendampingi Reza yang menjadi korban dalam kejadian ini," kata Zulham yang sempat menyatakan mengundurkan diri dari manajemen Tanjungbalai United dan dunia sepakbola Sumut.
Menurut Zulham, perkara di lapangan bola urusannya sudah selesai, karena baginya anak-anak Tanjungbalai United hanya bermain bola bukan membuat keributan.
"Apa yang dilakukan Saktiawan di dalam lapangan, itu urusan sepakbola. Kalau sudah di lapangan lain lagi urusannya. Syukurlah masalah ini telah selesai. Kami berterima kasih kepada Medan Utama, terutama Saktiawan Sinaga yang telah bersikap elegan menyelesaikan masalah ini," akunya.
"Anak-anak sebenarnya bangga bermain melawan Saktiawan Sinaga. Apalagi dia pemain nasional dan legenda bintang PSMS Medan yang berprestasi," ujar Zulham.
Zulham mengimbau kepada Asprov PSSI Sumut agar benar-benar menjalankan regulasi, termasuk wasit yang memimpin jalannya pertandingan agar bersikap tegas dan tidak takut intervensi.
"Semua biang masalah selama Liga 3 di Sumut bergulir, berawal dari keputusan wasit dan tidak ditindaklanjuti penanganannya oleh Asprov PSSI Sumut. Beberapa pertandingan, mulai dari babak penyisihan hingga 16 besar, banyak terjadi konflik, bahkan hingga kepada penganiayaan terhadap wasit," pungkasnya.
(akb/tribun-medan.com)