Berita Foto: Kereta Api Hantam Angkot yang Terobos Palang Perlintasan, Empat Orang Penumpang Tewas
Dalam peristiwa tersebut sebanyak delapan orang penumpang menjadi korban, empat orang diantaranya meninggal dunia.
Penulis: M Daniel Effendi Siregar | Editor: M Daniel Effendi Siregar
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Petugas Kepolisian mengevakuasi mobil angkutan kota (angkot) pascatabrakan dengan kereta api di perlintasan KAI Jalan Gereja, Medan, Sabtu (4/12/2021). Dalam peristiwa tersebut sebanyak delapan orang penumpang menjadi korban, empat orang diantaranya meninggal dunia.
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 15.30, angkot 123 plat nomor polisi BK 1610 UE tersebut memotong antrean pengendara yang lain dari sisi kanan jalan dan terus menerobos palang pintu perlintasan kereta api disaat palang sudah turun.
Sehingga tabrakan tak terelakkan, kereta api datang dari arah Binjai menuju Medan, menghantam sisi kiri bagian belakang angkot yang datang dari Jalan Sekip menuju Jalan Gereja. Sementara itu warga langsung ramai menolong korban dan membawanya ke Rumah Sakit Royal Prima.
Pascatabrakan didapati sopir angkot berusaha melarikan diri, sehingga warga setempat menghajar dan mengamankan ke pos kereta api terdekat. Sementara kondisi angkot ringsek. Kaca bagian depan hancur dan sisi kiri bagian belakang terlepas.
Identitas sopir bernama lengkap Hati Manalu berumur 43 tahun, warga Jalan Batang Kuis Tanjungmorawa, Kabupaten Deliserdang. Saat akan membawa sopir tersebut, petugas kepolisian terpaksa melepaskan dua tembakan untuk membubarkan kerumunan warga yang ingin menghajar sopir.
(sir/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/04122021_tabrakan_angkot_dan_kereta_api_danil_siregar.jpg)