Breaking News:

TEGAS Edy Rahmayadi Ingatkan Kades tak Bintek di Luar Sumut, Camat di Langkat Harus Lakukan Ini

Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Langkat. Ia bersama rombongan disambut oleh Bupati Langkat

Editor: jefrisusetio
Istimewa
Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Langkat. Ia bersama rombongan disambut oleh Bupati Langkat 

TRIBUN-MEDAN.COM, STABAT- Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Langkat. Ia bersama rombongan disambut oleh Bupati Langkat, Terbit Rencana Peranginangin

Bupati Langkat, Terbit Rencana Peranginangin mengatakan, kedatangan Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi untuk melakukan sinkronisasi pembangunan di Kabupaten Langkat.

Adapun sinkronisasi pembangunan yang dimaksud tersebut seusai dengan program Provinsi Sumut. 

"Guna tercapainya pembangunan yang efektif dan merata dalam menyokong kesejahteraan masyarakat dan pemerintah," ujarnya kepada wartawan. 

Ia berharap, Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi semakin memotivasi dan memberikan saran yang terbaik untuk Kabupaten Langkat. Sehingga, visi dan misi Kabupaten Langkat bisa terwujud.  

"Sebagai amanah jabatan sesuai tanggung jawab dan kewenangan yang diemban masing - masing," harapnya di ruang Rapat Paripurna DPRD Langkat, Stabat. 

Kolaborasi untuk Pembangunan

Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi menyatakan, kunjungan kerjanya ke Kabupaten Langkat untuk melakukan kolaborasi pembangunan. 

Menurutnya, kolaborasi antara eksekutif, legislatif dan yudikatif sangat penting dalam menjalankan amanah pembangunan. 

"Manakala ada sesuatu yang perlu dikoreksi, untuk itu perlunya saling komunikasi dengan selaras dan jujur, saling menghargai dan mencintai untuk dapat hidup berdampingan dengan baik," ujarnya. 

Ia berharap, tidak ada lagi bintek kepala desa di luar provinsi seperti ke Bali. Sebab, kegiatan bintek kepala desa di luar provinsi menghabiskan anggaran desa. 

"Camat koordinir seluruh kepala desanya untuk berkolaborasi dalam pembangunan daerahnya," katanya. 

Lebih lanjut, ia bilang seluruh kepala desa harus bisa mempertanggungjawabkan amanah serta bekerja dengan tulus, ikhlas. Bahkan, harus bisa menggali potensi yang ada di desa tersebut. 

"Kembangkan potensi desa sebagai sarana peningkatan perekonomian desa dan masyarakat. Adanya surplus bahan dan pangan di Sumatera Utara dapat dipergunakan pemerintah dalam membangun kesejahteraan rakyat," ujarnya. 

(*)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved