Breaking News:

Investasi Bodong

Anggota DPRD Siantar Kader PDI P Dilaporkan Kasus Investasi Bodong

Anggota DPRD Siantar dilaporkan kasus investasi bodong. Anggota DPRD ini adalah kader PDI Perjuangan

Penulis: Alija Magribi | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/ALIJA MAGRIBI
Anggota DPRD Pematangsiantar Ferry Sinamo, Kamis (16/9/2021)/(Tribun Medan - Alija Magribi) 

TRIBUN-MEDAN.COM,SIANTAR- Politikus PDI Perjuangan, Ferry SP Dinamo diadukan oleh Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Siantar ke Badan Kehormatan DPRD (BKD) Kota Siantar, Senin (06/12/2021).

Anggota Komisi III DPRD Pematangsiantar itu diadukan terkait dugaan pelanggaran kode etik dewan.

Pengacara LBH Siantar, Binaris Situmorang mengatakan, sebagai anggota dewan, Ferry SP Sinamo juga memiliki kasus dalam bisnis perdagangan saham, sehingga dikhawatirkan akan mencederai kehormatan dewan, serta mengganggu kinerjanya sebagai anggota dewan.

"Kami curiga dan khawatir apabila seorang anggota DPRD Siantar yang memiliki tugas dan tanggungjawab publik, tetapi justru sekaligus melakukan praktik bisnis (perdagangan saham), akan menciderai kehormatan anggota DPRD sendiri sekaligus mengganggu kinerja sebagaimana tugas pokok dan fungsi," ucap Binaris Situmorang.

Baca juga: Belum Siap Kasus Penipuan CPNS, Anak Artis Nia Daniaty Dilaporkan Lagi Atas Dugaan Investasi Bodong

Surat pengaduan LBH bernomor 07/Eks-Lap/LBHP/X11/2021 tertanggal 4 Desember 2021, ujar Binaris, ditujukan kepada Ketua DPRD Kota Siantar cq Ketua Badan Kehormatan DPRD Kota Pematangsiantar.

Lanjut Binaris, praktik perdagangan saham yang dilakoni Ferry SP Sinamo berhasil menghimpun dana dari warga sebagai penanam modal sebesar Rp 60 miliar, dengan janji akan memberikan keuntungan dari modal yang ditanam.

Namun belakangan, Ferry SP Sinamo tidak mampu mengembalikan dana yang dihimpunnya. 

"Keadaan dan kondisi demikian cukup menciptakan kepanikan, keresahan bagi masyarakat, khususnya para penanam modal," ujarnya.

Baca juga: MAHASISWA USU Diduga Larikan Uang Rp 1,5 Miliar Modus Investasi Bodong, Begini Cerita Para Korban

Bahkan Ferry  mendapati persoalan (gugatan) hukum di berbagai lembaga peradilan. Seperti di Pengadilan Negeri (PN) Siantar ada 6 gugatan yang terdaftar, Pengadilan Niaga Medan satu gugatan dan di Polres Siantar dengan 4 laporan pengaduan.

Beranjak dari masalah perdagangan saham yang dilakoni Ferry SP Sinamo tersebut, LBH Siantar, merasa perlu melakukan intervensi dengan membuat laporan ke Ketua DPRD Kota Siantar dan BKD Kota Siantar.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved