Breaking News:

Kunjungi Lapas Narkotika Siantar, Ini Temuan Ombudsman RI di Dapur Umum dan Lahan Pertanian

Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumut Abyadi Siregar menanyakan pelayanan terpadu di lobi lapas.

Penulis: Alija Magribi | Editor: Liston Damanik
TRIBUN MEDAN/ALIJA MAGRIBI
Ombudsman RI Perwakilan Sumut berkunjung ke Lapas Klas IIA Pematangsiantar, Selasa (7/12/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, SIMALUNGUN - Ombudsman RI Perwakilan Sumut mengunjungi ke Lapas Klas IIA Narkotika Pematangsiantar di Pamatang Raya, Kabupaten Simalungun, Selasa (7/12/2021) siang. 

Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumut Abyadi Siregar menanyakan pelayanan terpadu di lobi lapas. Kemudian melihat tembok, pertanian, blok sel warga binaan, hingga dapur umum.

Abyadi juga menanyai capaian vaksinasi di lapas yang berkapasitas 710 orang tahanan tersebut, dan pengamanan bila sewaktu-waktu sistem keamanan terganggu.

"Beberapa tahun yang lalu saya sempat kemari, dan sekarang sudah banyak perubahan ke arah lebih baik. Seperti pertanian WBP. Makanan di dapur tadi saya juga cicipi dan enak. Ada masak ayam juga tadi," ujar Abyadi.

Abyadi mengatakan, Ombudsman meminta manajemen Lapas Klas IIA Narkotika Pematangsiantar berkomitmen agar jangan ada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang memiliki ponsel bahkan menyediakan obat-obatan terlarang.

"Saya minta komitmen itu dijaga dan dipertahankan (pegawai Lapas) baik-baik," tegas Abyadi.

Abyadi juga mengapresiasi hubungan yang baik antara sipir lapas dengan para WBP dalam kegiatan yang positif seperti olahraga sepak bola sore setiap harinya. 

Kalapas EP Prayer Manik mengaku terkejut dengan kedatangan Ombudsman RI yang tiba-tiba. Namun ia siap menerima segala masukkan yang disampaikan Ombudsman demi pemenuhan standar pelayanan masyarakat dan warga binaan.

"Saya mengapresiasi sekali kunjungan Pak Siregar. Memang saya surprise sekali tiba-tiba datang ke sini. Memang saya akui banyak sana sini kekurangan kami, PR (pekerjaan rumah) dan kami siap bekerja ke arah yang lebih baik," kata Prayer.

Prayer melaporkan bahwa saat ini tak ada satupun warga binaan yang melarikan diri, huru-hara ataupun melakukan kegiatan kejahatan. Kemudian capaian vaksinasi masih dikebut untuk mencapai herd immunity bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun. (alj/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved